Advertisement
Kubu Prabowo: Tantangan Sumpah Pocong Wiranto Primitif & Tak Perlu Dilayani
Menkopolhukam Wiranto (kiri) - Antara/Aprillio Akbar
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA--Prabowo Subianto tidak akan meladeni tantangan sumpah pocong yang diajukan Wiranto untuk membuktikan siapa yang berada di balik kerusuhan 98.
Ketua DPP Partai Gerindra Nizar Zahro mengatakan Prabowo Subianto siap untuk melayani permintaan Menko Polhukam Wiranto yang ingin buka-bukaan soal kerusuhan 1998. Namun, Prabowo hanya akan melayaninya di pengadilan mana pun.
Advertisement
Menurut Nizar, masyarakat Indonesia sudah cerdas dan memahami kasus kerusuhan 98 sehingga tidak perlu ada ajakan sumpah pocong untuk membuktikan dalang di balik tragedi yang menjatuhkan rezim Orde Baru tersebut. Dia menilai ajakan sumpah pocong dari Wiranto terhadap mantan Kepala Staf Kostrad Kivlan Zein dan Prabowo merupakan pikiran primitif yang tidak perlu dilayani.
"Publik sudah cerdas, siapa yang benar dan siapa yang salah. Waktu itu posisi Wiranto adalah Panglima ABRI. Maka tidak masuk akal jika Wiranto tidak mengetahui operasi tersebut,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (27/2019).
Sebagai panglima dan berdasarkan rantai komando, kata Nizar, Wiranto orang yang paling bertanggung jawab atas terjadinya tragedi 98. Dirinya juga menilai sumpah pocong itu inkonstitusional tidak ada dalam konstitusi.
"Sehingga solusinya lebih baik lewat pengadilan HAM dan Prabowo siap untuk itu."
Sebelumnya, Wiranto mengajak Prabowo dan Kivlan untuk melakukan sumpah pocong guna membuktikan tudingan keterlibatan dalam kerusuhan 1998.
Wiranto menyampaikan hal itu untuk merespons pernyataan mantan kepala Staf Kostrad Kivlan Zein yang menudingnya sebagai dalang kerusuhan 1998.
"Wiranto tidak perlu panik sampai-sampai harus mengajak sumpah pocong. Itu pemikiran primitif. Akan lebih bijak jika Wiranto membawa kasus ini ke ranah hokum saja," kata Nizar. Jika Wiranto tetap ingin sumpah pocong, maka mantan Panglima ABRI era Soeharto itu bisa melakukannya sendiri, tidak perlu mengajak Prabowo dan Kivlan.
"Untuk sumpah pocong, Pak Prabowo tidak akan melayaninya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
- Di Momen Lebaran Vladimir Putin Soroti Peran Muslim Rusia
Advertisement
Omzet Penjual Salak Jalan Jogja Solo Turun 40% Akibat Macet
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Prabowo Subianto Ultimatum Lembaga Penegak Hukum untuk Berbenah Diri
- Investor Kereta Gantung Prambanan Siap Paparan ke Pemda DIY
- KAI Prediksi Puncak Arus Balik Kereta Api Mulai Terjadi Minggu Ini
- Malam Ini Pedagang Dipindah, Pasar Wage Purwokerto Mulai Berubah
- Parkir Nontunai Mulai Diterapkan di Bantul
- Como 1907 Pesta Gol demi Michael Bambang Hartono yang Wafat
- Prabowo Pilih Pertahankan Anggaran MBG daripada Dikorupsi
Advertisement
Advertisement





