Korban Bencana Nepal Capai 1.396, Jepang Kirim Bantuan Rp35 Miliar
Jepang mengirim bantuan Rp35,37 miliar untuk identifikasi korban bencana Nepal yang menewaskan 1.396 orang dan memicu ribuan orang hilang.
Petugas Angkasa Pura I, Senin (24/9), mengecek salah satu apron di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai yang dibangun khusus untuk menyambut pertemuan tahunan IMF-World Bank pertengahan Oktober mendatang./Harian Jogja-Anton W. Prihartono
Harianjogja.com, JAKARTA--PT Angkasa Pura (AP) I menargetkan untuk melayani lebih dari 101 juta penumpang pada 2019. Sementara pendapatan perusahaan di proyeksi sebesar Rp10,2 triliun.
"Laba bersih diharapkan di atas Rp2 triliun," kata Direktur Utama AP 1 Faik Fahmi, dalam keterangan tertulisnya, di Jakarta, Minggu (24/2/2019).
Ia menjelaskan, pada 2018, perseroan berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp8,98 triliun (audited) dengan laba setelah pajak sebesar Rp2 triliun (audited), meningkat 41,28% dibandingkan tahun 2017. "Dari pendapatan tersebut, porsi pendapatan aero dan non aero adalah 60:40. Tapi potensi pertumbuhan non aero masih besar," ucapnya.
Kini, pihaknya masih melakukan pemetaan atas bisnis baru yang akan difokuskan melalui anak usahanya tersebut. "Jadi kita akan perkuat anak usaha kita. Kita masih mapping dulu," katanya.
Dari sisi trafik, kata dia, perseroan telah melayani 96,5 juta penumpang di 13 bandara, tumbuh 7,6% jika dibandingkan dengan tahun 2017 dengan 89,7 juta penumpang.
Dia menyatakan memang bakal menggenjot bisnis non aero pada tahun ini. BUMN pengelola bandara ini melihat potensi bisnis komersial non aero masih sangat menjanjikan. "Untuk itu kita akan kembangkan inisiatif bisnis-bisnis baru yang bisa dorong potensi pendapatan di AP 1," kata dia dalam Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-55 PT Angkasa Pura I (Persero).
Di samping itu, perseroan juga telah menyiapkan dana investasi untuk penggunaan sepanjang tahun 2019 sebesar Rp17,5 triliun, guna mendukung percepatan pembangunan dan pengembangan beberapa bandara, di mana dua di antaranya adalah merupakan Proyek Strategis Nasional, yaitu New Yogyakarta International Airport di Kulonprogo dan Bandara Syamsudin Noor di Banjarmasin, yang ditargetkan dapat dioperasikan pada tahun 2019 ini.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Jepang mengirim bantuan Rp35,37 miliar untuk identifikasi korban bencana Nepal yang menewaskan 1.396 orang dan memicu ribuan orang hilang.
Adhi Karya meminta maaf atas 2.400 unit LRT City yang belum diserahterimakan. Audit investigasi dan opsi refund disiapkan.
Digitalisasi pasar Bantul meluas. Hampir seluruh dari 10.370 pedagang di 33 pasar telah menggunakan QRIS sebagai alternatif pembayaran.
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
BPOM menyebut sekitar 31 ribu sumber daya hayati Indonesia berpotensi menjadi produk kesehatan berbasis alam dan perlu hilirisasi riset.
KPK menahan Fahd Arafiq, bos Summarecon, hingga sejumlah pejabat ATR/BPN dalam kasus dugaan korupsi pengurusan HGB di Bogor.