Advertisement

Karyawan Pabrik di Sukoharjo Kesurupan Massal

Indah Septiyaning Wardhani
Jum'at, 22 Februari 2019 - 20:57 WIB
Sunartono
Karyawan Pabrik di Sukoharjo Kesurupan Massal Ilustrasi kesurupan. (Bisnis.com)

Advertisement

Harianjogja.com, SUKOHARJO -- Karyawan pabrik PT Citra Mas Intimates (CMI) berlokasi di Desa Luwang, Kecamatan Gatak, Sukoharjo, mendadak berteriak histeris diduga karena kesurupan pada Jumat (22/2/2019). Akibat kejadian itu manajemen pabrik yang memproduksi underwear (pakaian dalam) ini terpaksa memulangkan karyawan lebih awal.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Jaringan Informasi Bisnis Indonesia (JIBI), kejadian bermula saat salah satu karyawan izin ke kamar mandi pada pukul 10.00 WIB. Tiba-tiba karyawan tersebut berteriak-teriak histeris. Hal ini sontak membuat karyawan lainnya geger. Belasan karyawan mengalami hal serupa, berteriak tidak jelas. Kejadian ini berlalu begitu cepat dan berpindah dari satu karyawan ke karyawan lainnya.

Advertisement

Peristiwa ini otomatis membuat karyawan lain yang semula akan membantu menjadi ketakutan. Manajemen perusahaan kemudian mendatangkan ulama untuk membantu menenangkan karyawan.

Petugas kepolisian juga ikut membantu menenangkan karyawan. Ayat-ayat suci Alquran dibacakan. Hampir satu jam kemudian para karyawan yang diduga kesurupan berhasil ditenangkan. Kemudian manajemen memulangkan karyawan lebih awal.

Kapolsek Gatak AKP Yulianto menduga belasan karyawan mengalami kesurupan massal karena melamun. "Kejadian ini sudah kali kedua. Tadi karyawan PT CMI dipulangkan lebih cepat," katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Solopos.com

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

alt

Sultan HB X Ingin Pemanfaatan Tanah Kas Desa Dimaksimalkan untuk Menekan Inflasi

Jogja
| Selasa, 28 November 2023, 20:17 WIB

Advertisement

alt

BOB Golf Tournament 2023 Jadi Wisata Olahraga Terbaru di DIY

Wisata
| Minggu, 26 November 2023, 23:57 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement