Hasto: Elektabilitas Jokowi-Ma'ruf Terdongkrak Dukungan Alumni Perguruan Tinggi

Jokowi - Ma'ruf Amin tiba di Gedung Joang 45. - Suara.com/Chyntia Sami Bhayangkara
22 Februari 2019 14:37 WIB Newswire News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA-- Dukungan kepada Capres-cawapres 01, Joko Widodo-Ma'ruf Amin terus bertambah. Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai banyaknya deklarasi dukungan dari alumni perguruan tinggi negeri dan swasta (PTN-PTS) memberikan dampak positif meningkatkan elektabilitas.

"Alumni perguruan tinggi itu identik dengan kaum terpelajar atau intelektual. Mereka adalah pemilih rasional dan kritis," kata Hasto Kristiyanto, di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Jumat (22/2/2019).

Hasto mengatakan hal itu menjawab pertanyaan pers perihal hasil survei dari sebuah lembaga survei yang menyebut bahwa Partai Gerindra lebih banyak dipilih kaum terpelajar.

Menurut Hasto, banyaknya deklarasi dukungan ini juga memberikan dampak positif bagi seluruh parpol pengusung dan pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

"Deklarasi dukungan ini mendorong capres-cawapres 01 maupun partai pengusung dan pendukungnya akan terdongkrak naik," katanya.

Di sisi lain, kata dia, seluruh partai pengusung, struktur partainya sudah bergerak untuk memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Struktur partai PDI Perjuangan juga sudah bergerak intensif. Pada Pemilu 2014, PDIP memang di Jawa Barat, serta pada pilkada serentak PDIP memenangkan pilkada terbanyak," katanya.

Kemenangan pada pemilu legislatif tersebut, menurut Hasto, menjadi tanggung jawab bagi PDI Perjuangan untuk memberikan perhatian besar kepada Jawa Barat, sekaligus untuk mendorong kemenangan kepada Capres-Cawapres Jokowi-Ma'ruf Amin pada 2019.

Hasto menambahkan, Presiden Joko Widodo telah banyak melakukan pembangunan, baik infrastruktur maupun sumber daya manusia (SDM), melalui program kerja di pemerintahannya.

Pembangunan infrastruktur tersebut antara lain, pembangunan jalan tol dan jalan raya, jembatan, pelabuhan, bandara. Kemudian, pembangunan sumber daya manusia, melalui Kartu Indonesia Sehat, Kartu Indonesia Pintar, serta Program Keluarga Harapan (KIS, KIP, PKH).

"Pembangunan infrastruktur dan SDM itu nyata dan manfaatnya telah dirasakan masyarakat. Capaian ini akan menjadi nilai tambah bagi Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf Amin, maupun parpol pengusungnya," katanya.

Sumber : Antara