Ini Tanggapan Sohibul Iman Soal PKB yang Minta Jatah 10 Kursi Menteri

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman bersama Ketua Fraksi DPR PKS Jazuli Juwaini. - Bisnis/Jaffry Prabu Prakoso
30 Januari 2019 19:37 WIB Jaffry Prabu Prakoso News Share :

Harianjogja.com, JAKARTA –Ketua Dewan Pengarah Tim Prabowo-Sandi yang juga Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sohibul Iman memberikan komentarnya terkait harapan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mendapatkan jatah 10 kursi menteri dari Jokowi. Menurutnya harapan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar itu dianggap sebagai hak partai koalisi.

Sohibul Iman mengatakan bahwa jumlah itu tidak terlalu banyak. “Minta 30 juga berhak. Kan nanti punya yang kursi presidennya,” katanya di Jakarta, Rabu (30/1/2019).

Sohibul menjelaskan bahwa sampai saat ini partai pengusung Prabowo-Sandi belum membicarakan hal demikian karena fokus pada pemenangan jagoannya.

Ketua Dewan Pengarah Koalisi Indonesia Adil Makmur Prabowo-Sandi ini menilai untuk bagi-bagi kursi baru bisa dibicarakan nanti setelah berjuang bersama dan Prabowo-Sandi menjadi kepala negara. “Ya kalau kriteria ada, tentu kabinet yang bagus, kabinet yang baik dari partai maupun luar partai,” jelasnya.

Cak Imin sebelumnya menyatakan ingin partainya mendapat jatah 10 kursi di pemerintahan 2019-2024.

“Mohon doanya, semoga 2019-2024 menteri dari kita 10,” ujar Muhaimin di kompleks MPR, Senayan, Jakarta, Minggu (27/1/2019).

Cak Imin menuturkan bahwa dengan memiliki 10 menteri khususnya di sektor keuangan dan ekonomi, partai akan mampu membawa ekonomi masyarakat lebih cepat makmur dan sejahtera. Namun, dia mengaku belum memikirkan jabatan menteri apa yang ingin dia emban.

PKB saat ini memiliki empat kursi di Kabinet Kerja. mereka adalah Menteri Tenaga Kerja Hanif Dhakiri, Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi, Menteri Desa Eko Putro Sandjojo, serta Menteri Riset Teknologi dan Perguruan Tinggi Muhammad Nasir.

Sumber : Bisnis.com