Advertisement
Ini Respons Ganjar Saat Prabowo Sebut Jateng Lebih Luas dari Malaysia
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. - Antara Foto/Hafidz Mubarak A
Advertisement
Harianjogja.com, PEMALANG--Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tertawa setelah mendengar calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut Jawa Tengah lebih luas daripada Malaysia. Prabowo mengatakan hal itu saat berada di panggung debat capres Kamis (17/1/2019) malam.
“Ya lumayanlah Jawa Tengah disinggung tadi ya, soal luasan hehehe,” kata Ganjar usai menyaksikan debat capres di Cafe Wapres JK Pemalang, Kamis.
Advertisement
Dilansir dari Wikipedia, luas Jateng yakni 32.548 kilometer persegi, atau sekitar 28,94% dari luas Pulau Jawa. Sementara Malaysia adalah sebuah negara federal yang terdiri dari 13 negeri (negara bagian) dan tiga wilayah federal di Asia Tenggara dengan luas 329.847 kilometer persegi.
Secara keseluruhan lanjut Ganjar, debat pertama tersebut berlangsung menarik. Masyarakat Indonesia begitu antusias menanggapi hal itu, khususnya warganet.
BACA JUGA
"Saya nonton langsung dan mengikuti suara netizen, wah serunya minta ampun. Saya menuliskan beberapa quote yang ada di situ dan responsnya luar biasa. Mudah-mudahan semua belajar dan mengikuti terus perdebatannya," tambahnya.
Terkait pertanyaan dari panelis, Ganjar menerangkan jika pertanyaan yang diajukan cukup bagus. Mekanisme debat yang hanya membacakan pertanyaan dari panelis tidak membuat ketegangan.
"Saya mengalami itu dalam debat Pilgub dimana panelis dihadirkan. Dengan hanya dibacakan pertanyaannya, ini membuat suasananya tidak terlalu tegang. Penontonnya kalau dilihat dari TV tadi ndak seru, tapi saya yakin di sananya pasti sangat seru," ucapnya.
Debat Capres dan Cawapres sendiri di lakukan di Hotel Bidakara Jakarta. Ada enam panelis yang memberikan pertanyaan dalam debat tersebut, yakni Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, Ketua Komisi Nasional hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik, Ahli Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti.
Selain itu ada pula ahli hukum tata negara, Margarito Kamis, guru besar hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana dan Ketia Mahkamah Agung Republik Indonesia, Bagir Manan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
DP3AP2 DIY Dampingi Korban Kekerasan Daycare, Orang Tua Ikut Ditangani
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dugaan Kekerasan Daycare Jogja, Perlakukan Bayi Tak Manusiawi
- Cara Lindungi Bayi dari Campak Sebelum Vaksin
- Marc Marquez Rebut Pole MotoGP Spanyol 2026
- Minta Maaf, Ini Wajah DC Pinjol Pelaku Teror Damkar dan Ambulans
- Arab Saudi Jamin Keamanan dan Layanan Haji Indonesia Lancar
- Fakta-Fakta Kasus Little Aresha, 53 Anak Jadi Korban Daycare Jogja
- Tekan Anak Tidak Sekolah, Pemerintah Perluas PKBM
Advertisement
Advertisement








