GIIAS Makassar 2026 Hadirkan 18 Merek Otomotif dari Berbagai Negara
GIIAS Makassar 2026 menghadirkan 18 merek otomotif, terdiri dari 14 merek kendaraan penumpang dan empat merek sepeda motor.
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. /Antara Foto-Hafidz Mubarak A
Harianjogja.com, PEMALANG--Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo tertawa setelah mendengar calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut Jawa Tengah lebih luas daripada Malaysia. Prabowo mengatakan hal itu saat berada di panggung debat capres Kamis (17/1/2019) malam.
“Ya lumayanlah Jawa Tengah disinggung tadi ya, soal luasan hehehe,” kata Ganjar usai menyaksikan debat capres di Cafe Wapres JK Pemalang, Kamis.
Dilansir dari Wikipedia, luas Jateng yakni 32.548 kilometer persegi, atau sekitar 28,94% dari luas Pulau Jawa. Sementara Malaysia adalah sebuah negara federal yang terdiri dari 13 negeri (negara bagian) dan tiga wilayah federal di Asia Tenggara dengan luas 329.847 kilometer persegi.
Secara keseluruhan lanjut Ganjar, debat pertama tersebut berlangsung menarik. Masyarakat Indonesia begitu antusias menanggapi hal itu, khususnya warganet.
"Saya nonton langsung dan mengikuti suara netizen, wah serunya minta ampun. Saya menuliskan beberapa quote yang ada di situ dan responsnya luar biasa. Mudah-mudahan semua belajar dan mengikuti terus perdebatannya," tambahnya.
Terkait pertanyaan dari panelis, Ganjar menerangkan jika pertanyaan yang diajukan cukup bagus. Mekanisme debat yang hanya membacakan pertanyaan dari panelis tidak membuat ketegangan.
"Saya mengalami itu dalam debat Pilgub dimana panelis dihadirkan. Dengan hanya dibacakan pertanyaannya, ini membuat suasananya tidak terlalu tegang. Penontonnya kalau dilihat dari TV tadi ndak seru, tapi saya yakin di sananya pasti sangat seru," ucapnya.
Debat Capres dan Cawapres sendiri di lakukan di Hotel Bidakara Jakarta. Ada enam panelis yang memberikan pertanyaan dalam debat tersebut, yakni Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo, Ketua Komisi Nasional hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Ahmad Taufan Damanik, Ahli Hukum Tata Negara, Bivitri Susanti.
Selain itu ada pula ahli hukum tata negara, Margarito Kamis, guru besar hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana dan Ketia Mahkamah Agung Republik Indonesia, Bagir Manan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
GIIAS Makassar 2026 menghadirkan 18 merek otomotif, terdiri dari 14 merek kendaraan penumpang dan empat merek sepeda motor.
Pembahasan RUU Perampasan Aset memunculkan perdebatan soal illicit enrichment, kepastian hukum, hak milik, dan potensi intervensi asing.
Mentan Amran mencopot delapan pejabat Bapanas dan Bulog terkait dugaan penyelewengan beras SPHP yang dijual sebagai beras premium.
Gibran mendorong inovasi kendaraan listrik nasional melalui insentif, penguatan riset, penyesuaian kurikulum, dan kolaborasi Indonesia-Tiongkok.
Bahlil Lahadalia mengurangi ekspor gas ke Singapura sebesar 31 BBtud dan mengoptimalkan perbaikan sumur untuk memaksimalkan produksi domestik.
Penjualan BYD Group di Indonesia mencapai 46.700 unit hingga September 2026. BYD juga menargetkan ekspansi jaringan layanan di Sulawesi.