KPK Periksa Kepala BPK Jawa Tengah Terkait Kasus Suap di Muara Enim
KPK memeriksa Kepala BPK Jateng Ahmad Luthfi H. Rahmatullah sebagai saksi kasus dugaan suap pengondisian audit Muara Enim.
Pesawat Garuda Indonesia mempersiapkan keberangkatan di apron Termial 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten Selasa (13/2/2018). (Bisnis/Felix Jody Kinarwan)).
Harianjogja.com, JAKARTA- Petinggi Lippo Group Eddy Sindoro disebut menggunakan topi untuk menyamarkan wajahnya saat tiba di bandara Soekarno Hatta.
"Bowo minta tolong agar tamunya dikasih topi. Bowo sebenarnya kasih topi dan kacamata hitam tapi yang dipakai topi, kacamata tidak tahu dikemanakan," kata Duty Executive PT Indonesia Air Asia Yulia Shintawati di pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta, Kamis (20/12/2018).
Shinta bersaksi untuk terdakwa Lucas yang didakwa membantu pelarian Eddy Sindoro selaku terdakwa dugaan tindak pidana korupsi memberi hadiah atau janji kepada pegawai negeri atau penyelenggara negara terkait dengan pengurusan perkara di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat sejak 2016.
Bowo yang dimaksud adalah Ground staff Air Asia Dwi Hendro Wibowo. Dalam dakwaan disebutkan bahwa Bowo dan Shinta menjemput Eddy, Chua Chwee Chye alias Jimmy alias Lie, warga negara Singapura yang merupakan kawan Eddy dan Michael Sindoro (anak Eddy) dari Kuala Lumpur di depan pesawat menggunakan mobil AirAsia langsung menuju Gate U8 terminal 3 tanpa melalui pemeriksaan imigrasi, dimana Staff Customer Service Gapura M Ridwan telah mempersiapkan "boarding pass" mereka.
Berkat penjemputan tersebut, Eddy dan Jimmy dapat langsung terbang ke Bangkok menggunakan pesawat Garuda Indonesia tanpa harus melalui gerbang Imigrasi.
Shinta mengaku tidak curiga bahwa tamu yang diantarkannya adalah orang yang punya masalah hukum.
Jaksa Penuntut Umum (JPU) KPK juga menunjukkan rekaman CCTV bandara Soekarno Hatta saat Eddy memakai topi melewati gerbang kedatangan dan langsung ke pintu transit tanpa melewati pemeriksaan imigrasi.
"Topinya yang beli Bowo, saya tidak curiga kalau ada permasalahan karena tamu VIP permintaannya suka agak-agak, saya juga tidak bertanya," ungkap Shinta.
"Apa tidak berpikir bahwa ia mau menutupi sesuatu?" tanya anggota majelis hakim Emilia.
"Tidak berpikir sampai ke sana," tambah Shinta.
Shinta awalnya pada sekitar Agustus 2018 dimintai tolong oleh Bowo untuk membantu mengantar tamu VIP. Keduanya lalu bertemu dengan Sekretaris komisaris Air Asia Riza Chalid. "Bowo minta tolong handel tamu VIP-nya dia dan Bu Dina mengatakan tolong bantu tamunya Bowo. Itu ketika pertemuan di Cipaku, dan hanya obrolan biasa," ungkap Shinta.
Shinta menjelaskan bahwa dalam pertemuan itu, baik Dina maupun Bowo tidak menjelaskan siapa tamu yang akan dijemput tersebut.
"Saat ini saya sedang kena skors dari kantor, karena saya menerima uang dan saya tidak mengatakan ke atasan saya sebelum saya menghandle tamu dan baru menyampaikan setelah \'handle\' tamu," kata Shinta.
Shinta menerima Rp20 juta dari Bowo atas jasanya tersebut.
"Bowo transfer Rp20 juta, lalu saya tanya kok banyak? Dia katakan, \'Ini rezeki Sin,\' tapi sekarang sudah dikembalikan ke KPK," ungkap Shinta.
Setelah Eddy Sindoro berhasil meninggalkan Indonesia pada 29 Desember 2018, Bowo memberikan sebagian uang dari Lucas kepada orang-orang yang telah membantunya yaitu: 1. Duty Executive PT Indonesia Air Asia Yulia Shintawati sejumlah Rp20 juta 2. Staff Customer Service Gapura M Ridwan sejumlah Rp500 juta dan 1 ponsel Samsung A6 3. Petugas Imigrasi di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) Andi Sofyar sejumlah Rp30 juta dan 1 ponsel Samsung A6 4. David Yoosua Rudingan sejumlah Rp500 ribu Lucas lalu ditangkap penyidik KPK pada 1 Oktober 2018. Eddy Sindoro kemudian menyerahkan diri ke penyidik KPK pada 12 Oktober 2018.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
KPK memeriksa Kepala BPK Jateng Ahmad Luthfi H. Rahmatullah sebagai saksi kasus dugaan suap pengondisian audit Muara Enim.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY September 2026 lengkap dengan lokasi, jam layanan, syarat, dan biaya perpanjangan SIM A serta SIM C.
Prabowo menyebut dampak ekonomi KDKMP mulai terasa pada 2027 melalui pemangkasan rantai distribusi dari petani hingga konsumen.
Jadwal SIM Keliling Kota Jogja Kamis 17 September 2026 lengkap dengan lokasi pelayanan dan syarat perpanjangan SIM A dan SIM C
KPK mendalami dugaan mahasiswa titipan dalam penerimaan maba Unsoed dengan memeriksa tiga wakil rektor dan empat saksi.
Jadwal KRL Jogja-Solo Kamis 17 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.