Bos Summarecon Diduga Beri Rp1,5 Miliar untuk Urus SHGB
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. /Okezone
Harianjogja.com, JAKARTA– Elektabilitas capres nomor urut 02 Prabowo Subianto diyakini bakal meningkat setelah hadir di acara reuni akbar Alumni 212.
Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah menilai elektoral capres 02 Prabowo Subianto akan meningkat pasca menghadiri acara Reuni 212 pada Minggu 2 Desember 2018 di Monas, Jakarta Pusat.
"Sangat besar kalau menurut saya sih. Karena apa pun kan calonnya cuma dua. Jadi orang ngebandingin itu apple to apple gitu," ujar Fahri di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (3/12/2018).
Fahri menilai dari kehadiran Prabowo itu masyarakat akan menilai Ketua Umum Partai Gerindra itu sosok yang memberi kepastian. Dia menilai Prabowo menjawab kegelisahan massa 212 akan banyaknya ketidakpastian di masa saat ini.
"Yang jelas dengan kemunculan Pak Prabowo itu, menegaskan jawaban atas kegelisahan massa selama ini," ujar dia.
Menurut Fahri, bertambahnya elektoral Prabowo setelah menghadiri acara ini harus menjadi perhatian bagi pasangan capres-cawapres nomor urut 01, Joko Widodo-Ma\'ruf Amin. Apalagi posisi Jokowi saat ini merupakan petahana yang ada sebagian masyarakat kerap menilai negatif setiap kinerja pemerintahan saat ini.
"Yang saya bilang hati-hati, makin lama orang melihat Pak Prabowo mengirimkan kepastian, Pak Jokowi telah tidak mengirimkan kepastian. Itu yang perlu dihati-hatiin, sebab itu menjalar sekarang di tengah masyarakat," pungkas Fahri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
KPK mengungkap dugaan pemberian Rp1,5 miliar dari Bos Summarecon untuk pembukaan blokir dan pemecahan SHGB di Kabupaten Bogor.
Aktivasi IKD Kulonprogo baru 7,98 persen. Blank spot, spesifikasi HP, dan rendahnya kehadiran warga menjadi kendala.
Sebanyak 345 perenang usia 6-11 tahun mengikuti Bapas 69 Cup di Magelang. FAI menilai ajang ini penting untuk pembibitan atlet sejak dini.
Danantara dinilai bisa menjadi alternatif pembiayaan LRT Jakarta sekaligus membantu menjaga ruang fiskal DKI Jakarta.
Anggaran MBG terserap Rp139,77 triliun hingga 16 September 2026. BGN masih memiliki sekitar Rp79 triliun untuk penyaluran hingga akhir tahun.
Veda Ega Pratama melesat dari P19 ke P4 di Moto3 Austria 2026 sebelum terkena double Long Lap Penalty dan finis P13.