IRGC Iran Klaim Lumpuhkan Drone Pengintai AS di Selat Hormuz
Iran mengklaim melumpuhkan drone MQ-9 AS dan mengamankan drone pengintai MQM-170 di sekitar Selat Hormuz.
Menteri Pendidikan Muhadjir Effendy/Antara
Harianjogja.com, JAKARTA--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) tengah mengkaji untuk menerapkan mata pelajaran (maple) Pendidikan Moral Pancasila (PMP) mulai tahun depan. Pengkajian tersebut dilakukan bekerja sama dengan berbagai pihak, salah satunya dengan Pusat Pengkajian Pancasila Universitas Negeri Malang, di Kota Malang, Jawa Timur.
“Penerapan mata pelajaran PMP sedang dikaji. Kami masih carikan solusi jangan sampai menambah pelajaran,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhajir Effendy, dikutip dari keterangan resmi Kemendikbud, Jumat (30/11/2018).
Muhadjir mengatakan untuk penerapan kembali mata pelajaran PMP Kemendikbud meminta saran dari berbagai pihak. “Pendidikan Moral Pancasila merupakan wujud penanaman nilai-nilai Pancasila yang dapat diberikan sejak Taman Kanak-kanak [TK]. Akan ada tema-tema yang lebih konkret. Pada prinsipnya kami sangat terbuka menerima masukan,” lanjutnya.
Muhadjir menjelaskan nantinya penerapan mata pelajaran PMP akan dimulai dengan penanaman nilai-nilai, lalu akan ada turunannya menjadi etika. Kemudian diturunkan lagi menjadi norma, dan diturunkan lagi menjadi perilaku.
“Misalkan musyawarah atau menghargai pendapat orang lain sudah ditanamkan sejak di TK,” jelasnya.
Menurut dia, penerapan nilai-nilai Pancasila apabila ditambahkan dengan moral maka menjadi lebih spesifik penerapannya, yaitu penanaman nilai.
“Kami bersyukur dengan bangsa Indonesia yang luar biasa, dengan bangsa yang besar ini bisa menjadi satu. Kuncinya adalah kita punya ideologi yaitu Pancasila. Ini karya yang luar biasa dari para pendiri bangsa,” lanjutnya.
Untuk itu, mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang tersebut mengajak berbagai pihak untuk memberikan masukan dalam penerapan Pendidikan Moral Pancasila.
“Kami berharap Pendidikan Moral Pancasila dapat diterapkan di 2019, dengan kajian yang matang dan masukan dari berbagai pihak serta mengikuti perkembangan dan tantangan zaman,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Bisnis Indonesia
Iran mengklaim melumpuhkan drone MQ-9 AS dan mengamankan drone pengintai MQM-170 di sekitar Selat Hormuz.
Yusril menyebut Prabowo mengetahui dugaan penyadapan ilegal terhadap dirinya setelah menerima laporan Kapolri.
Simak jadwal perpanjangan SIM Sleman November 2026 melalui MPP, SIM Keliling malam di SCH, SIMMADE, dan Satpas beserta syaratnya.
Yusril Ihza Mahendra memastikan pemerintah mengevaluasi aturan penyadapan menyusul kasus dugaan penyadapan ilegal yang melibatkan tiga personel Polri.
Pemda DIY mengusulkan perubahan Perda Pajak dan Retribusi Daerah, termasuk penyesuaian tarif untuk mengoptimalkan PAD dan biaya layanan.
Simak informasi SIM Keliling Bantul November 2026, jadwal layanan di Manding, syarat perpanjangan, dan biaya SIM A serta SIM C.