Advertisement
HARIAN JOGJA HARI INI: Pelajaran PMP Akan Dihidupkan
Harian Jogja Hari Ini edisi 3.684, Selasa Legi (27 November 2018). - Harian Jogja/Kusnul Isti Qomah
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA—Pemerintah berencana menghidupkan lagi mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP) untuk meredam radikalisme.
Pelat Merah Berani Nyampah
Kejadian kapal membuat sampah di laut muncul lagi menyusul rekaman video diduga kapal milik PT Pelni yang menyuguhkan aksi petugas buang sampah ke laut. Sebagian kalangan menilai laut masih dijadikan tempat sampah aktivitas kegiatan manusia. Sebuah tempat yang mestinya bersih karena banyak kehidupan di laut.
Advertisement
Tuan Rumah Tak Mau Lengah
SLEMAN-PSS Sleman tak mau lengah saat menjamu Kalteng Putra pada leg kedua semifinal Liga 2 2018, di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Rabu (28/11) sore.
Komisi Amdal Harus Netral
JOGJA—Pemkot didorong untuk membentuk Komisi Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) yang independen dan netral untuk mengawasi proses sidang dokumen tersebut.
Waspadalah! Mala Ancam Sleman
SLEMAN—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sleman memetakan potensi bencana mulai dari tanah longsor sampai banjir. Berdasar pemetaan, tiap kecamatan memiliki potensi bencana yang berbeda.
5 Desa Masih Krisis Air Bersih
BANTUL—Kendati hujan sudah mulai turun beberapa pekan terakhir, sejumlah daerah di Bantul masih kekurangan air bersih. Setidaknya hingga kini masih ada lima desa yang memerlukan pengedropan air bersih.
Warga Balong Desak Kades Mundur
GIRISUBO–Massa dari warga Desa Balong, Kecamatan Girisubo melakukan aksi unjuk rasa di Balai Desa Balong, Senin (26/11). Massa menuntut kepala desa Suwardiyanto mundur dari jabatannya karena diduga membuat beberapa kesalahan.
38 Pasangan Ajukan Izin Nikah Usia Dini
WATES—Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kulonprogo mencatat hingga November 2018 sebanyak 38 pasangan mengajukan konseling untuk mendapatkan dispensasi pernikahan usia dini. Namun, rata-rata pasangan tersebut belum siap membangun rumah tangga.
Perda Agama Rentan Diskriminasi
JAKARTA-Peraturan daerah (perda) berbasis agama dinilai rentan terhadap terjadinya tindak diskriminasi.
UMKM Masih Gunakan Kanal Digital Konvensional
JOGJA—Meski telah banyak pelaku UMKM yang merambah dunia pemasaran digital, tetapi mayoritas masih menggunakan kanal-kanal konvensional untuk mendistribusikan produknya. Misalnya dengan berjualan di grup Facebook, Instagram, atau bahkan Whatsapp.
Bangkitkan Kejayaan Primissima
2016 saat Usmansyah diberi kepercayaan untuk mengelola PT Primissima, BUMN yang memproduksi tekstil halus, kondisi perusahaan tengah tidak menguntungkan. Namun berbagai langkah ia ambil demi membangkitkan kembali kejayaan perusahaan yang telah ada sejak zaman Belanda ini.
Lebih lengkap Anda dapat membaca Harian Jogja dalam versi cetak. Dapatkan Harian Jogja dengan harga Rp3.000 di agen terdekat.
Anda juga bisa mengakses versi digital dengan berlangganan di epaper.harianjogja.com.
Selamat membaca. Harian Jogja, Berbudaya, Membangun Kemandirian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Delapan Tahun Terjerat Judi Online, Erwin Kehilangan Rp800 Juta
- Ketegangan AS-Iran Meningkat, Trump Pertimbangkan Aksi Militer
- IDAI Ungkap PHBS Jadi Benteng Utama Hadapi Virus Nipah
- Antisipasi Virus Nipah, Singapura Perketat Pemeriksaan di Changi
- Dampak MBG Akan Dibaca dari Pertumbuhan Otak dan Fisik Anak
Advertisement
Kapolda DIY Tunjuk Kombes Roedy sebagai Plh Kapolresta Sleman
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Tabrakan Beruntun Enam Kendaraan Sempat Lumpuhkan Jalan Magelang
- Alumni Kelatnas Dorong ITNY Menuju Kampus Unggul Global
- Pameran Seni Anak di Jogja Tanamkan Nilai Keberagaman Sejak Dini
- Indonesia Diminta Tirukan Negara Tetangga Cegah Virus Nipah
- Beringharjo Tetap Terkendali di Tengah Krisis Sampah Pasar Jogja
- Indonesia Tolak Syarat Drone AS dalam Perundingan Dagang
- Dispar Sleman Tunda Fasilitas Pilah Sampah di Kaliurang, Ini Alasannya
Advertisement
Advertisement



