Advertisement
Biaya Haji Bakal Mengacu pada Nilai Tukar Dolar AS
Jemaah calon haji berjalan menuju pesawat yang akan memberangkatkannya ke Arab Saudi. Ilustrasi. - ANTARA/Umarul Faruq
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA- Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin mengusulkan penetapan biaya haji tahun 2019 menggunakan acuan nilai tukar dolar Amerika (USD).
Lukman mengatakan hal itu untuk menanggulangi resiko terjadinya fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.
Advertisement
Lukman menerangkan, pembayaran biaya haji 95 persen dilakukan dengan menggunakan mata uang asing dolar AS dan Saudi Riyal. Adapun kata Lukman, fluktuasi perubahan kurs mata uang rupiah terhadap dolar AS maupun Saudi Riyal senantiasa mengalami perubahan.
Penetapan biaya haji dengan mengunakan nilai tukar dolar AS, kata Lukman, jauh lebih aman untuk menaggulangi resiko terjadinya fluktuasi yang dapat merugikan jika penetapan pembayaran biaya haji menggunakan nilai tukar rupiah.
BACA JUGA
"Oleh karenanya akan lebih aman bagi semua kita untuk penetapan biaya haji dengan dolar AS. Sehingga pelunasan yang dilakukan oleh jemaah terkait dengan selisih yang harus dibayarkan dari setoran awal yang sudah mereka bayarkan itu tinggal dikaitkan dengan berapa nilai kurs rupiah pada saat pembayaran dilakukan. Sehingga tidak ada yang dirugikan dengan ketentuan seperti ini," kata Lukman di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (26/11/2018).
Lukman mengungkapkan, usulan tersebut diambil berdasarkan pengalaman pada masa tahun haji 2018 yang mengalami kerugian sebesar Rp500 miliar. Hal itu bisa terjadi lantaran penetapan biaya haji tahun 2018 menggunakan nilai tukar rupiah.
"Iya jadi konsekuensi kemarin 2018 karena ditetapkan dengan rupiah, pada saat ditetapkan dan pada saat pelaksanaan ternyata mata uang rupiah melemah terhadap dolar AS. Sehingga harus membayar selisihnya itu dari safeguarding dan cukup besar sampai Rp 500 miliar. Oleh karenamya di tahun 2019 sebaiknya kita tak mengulang peristiwa seperti itu," ungkapnya.
Berkenaan dengan itu, Lukman mengatakan bahwa penetapan biaya haji di tahun 2019 yakni sebesar 2.675 dolar AS. Nilai tersebut mengalami kenaikan sebesar 43 dolar AS dari biaya penetapan haji tahun 2018.
"2.675 dolar AS yang kami usulkan," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Trump Ingin Konflik Iran Cepat Usai, Tekanan Justru Meningkat
- Pelecehan Berlangsung 8 Tahun, DPR Kejar Keadilan Korban Syekh AM
- Sebelum ke Beijing, Trump Kejar Gencatan Senjata dengan Iran
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
Advertisement
Lereng Merapi Diserbu Wisatawan Saat Lebaran, Kaliadem Paling Ramai
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Meta PHK 700 Karyawan, Alihkan Fokus dari Metaverse ke AI
- Tebing Tanjakan Clongop Longsor Lagi, Akses Gunungkidul-Klaten Putus
- Minuman yang Sering Dikira Sehat Ini Justru Bebani Jantung
- Harga Bahan Pokok di Bantul Stabil dan Bebas Penimbunan
- Banjir Mengepung Enam Desa di Batang, Warga Terjebak di Dalam Rumah
- Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
- Alpukat Tak Kunjung Lunak Coba Cara Sederhana Ini
Advertisement
Advertisement







