BMKG Terbitkan Peringatan Dini Gelombang Tinggi hingga 4 Meter pada 15-18 Oktober
BMKG memperingatkan potensi gelombang hingga 4 meter pada 15-18 Oktober 2026. Nelayan dan pelaku transportasi laut diminta waspada.
Ilustrasi CPNS. /Antara Foto-Adwit B Pramono
Harianjogja.com, JAKARTA- Jika Indonesia ingin maju maka harus banyak memiliki pengusaha atau entrepreneur. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) atau Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro membeberkanhal tersebut.
Dia menerangkan, entrepreneur-entrepeneur mempunyai nilai tambah dari ekonomi kreatif. Artinya, para entrepeneur mempunyai ide untuk membuat bahan baku menjadi produk yang mempunyai nilai tambah.
"Ciri dari negara maju adalah dia harus punya banyak entrepeneur. Tidak ada negara maju karena banyak PNS. Ini pengamatan sendiri," ujar Bambang dalam Legacy Talk di Energy Building Kawasan SCBD, Jakarta, Kamis (22/11/2018).
Bambang menuturkan, Indonesia juga kekurangan insinyur. Selain itu, insinyur saat ini tidak bekerja pada bidangnya.
Padahal, sambung dia, para insinyur ini berperan untuk membuat Indonesia menjadi negara maju. Karena, insinyur bisa mengkomandoi pembangunan infrastruktur untuk mendukung kegiatan ekonomi.
"Saya kritik, kita kurang insinyur. Problem meski dengan jumlah isinyur yang ratusan ribu, ternyata insinyur yang kerja sesuai dengan bidangnya hanya 5.000 orang. Artinya dibutuhkan kerja yang benar untuk nilai tambah," jelas dia.
Mantan Menteri Keuangan ini menambahkan, Indonesia juga perlu melakukan industrialisasi. Dengan adanya industrialisasi, maka akan ada produk turunan dari komoditas yang dimiliki Indonesia.
Sehingga menjadi nilai tambah yang akan menambah devisa negara dan bisa membuat Indonesia melompat menjadi negara yang semakin maju.
"Ternyata itungan 5 tahun ini, pertumbuhan kita cuma 5,3 persen. Kita punya dua hambatan, pertama kita belum optimal dari 5,3 persen. Dan kedua, harus ada kebangkitan jasa dan manufaktur. Kuncinya adalah ekonomi dengan nilai tambah," pungkas dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
BMKG memperingatkan potensi gelombang hingga 4 meter pada 15-18 Oktober 2026. Nelayan dan pelaku transportasi laut diminta waspada.
Jadwal KA Bandara YIA, Jumat 16 Oktober 2026, tersedia 24 perjalanan dari YIA ke Stasiun Tugu dan sebaliknya. Cek jam keberangkatan lengkapnya.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Jumat 16 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jam keberangkatan dari Jogja dan Kutoarjo.
Jadwal KRL Solo-Jogja Jumat 16 Oktober 2026 tersedia mulai pagi. Simak jadwal lengkap dari Stasiun Palur hingga Jogja/Tugu.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 16 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak jadwal lengkap dan tarif KRL Rp8.000.
Ahli waris pekerja padat karya di Sleman menerima santunan JKM Rp74 juta. Capaian UCJ Sleman hingga Oktober 2026 mencapai 36,48%.