Sragen Disebut Saudara Tua DIY, Ini Jejak Sejarahnya
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Lokasi pembunuhan 1 keluarga di Bekasi/Okezone-Wijayakusuma
Harianjogja.com, JAKARTA- Terduga pelaku pembunuhan sadis di Bekasi, Jawa Barat berpura-pura hendak naik gunung saat ditangkap petugas kepolisian.
Aparat dari tim gabungan dari Polda Metro Jaya dan Polres Metro Kota Bekasi ternyata menangkap HS di kaki Gunung Guntur, Garut, Jawa Barat. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono menyatakan jika HS diamankan oleh tim gabungan di sebuah saung ketika akan mendaki Gunung Guntur.
“Di sana dia berada di suatu saung. Katanya akan mendaki gunung,” kata Argo di Mapolda Metro Jaya, Kamis (15/11/2018). Argo menyebut ketika diamankan oleh Tim Gabungan, HS masih mengelak jika dirinya tidak melakukan pembunuhan kepada keluarga Diperum Nainggolan.
“Yang masih mengelak, artinya bahwa dia tidak lakukan apa-apa. Tapi ini penyidik yang akan dalami,” terang dia.
Saat ini, kata Argo, pelaku tengah dibawa ke Polda Metro Jaya untuk melakukan pemeriksaan lebih jauh. “Pelaku dibawa ke Polda Metro untuk melakukan pemeriksaan,” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone.com
Sragen disebut saudara tua DIY karena jejak Pangeran Mangkubumi. Muhibah Budaya 2026 perkuat koneksi sejarah dan budaya Mataram.
Penguasaan teknik prompting dinilai menjadi bekal penting bagi pelaku UMKM untuk memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) secara optimal.
Jadwal Prameks Jogja–Kutoarjo Kamis 9 Juli 2026 lengkap. Cek jam keberangkatan terbaru dan tips agar tidak kehabisan tiket.
Wakil Ketua DPRD DIY, Budi Waljiman, mendorong penguatan budaya membaca dan menulis di tengah derasnya arus informasi digital
FIFA selidiki dugaan rasis suporter Argentina ke iShowSpeed di Piala Dunia. Simak kronologi insiden dan kontroversi terbaru tim Tango di sini.
Sekda baru Kota Jogja, Budi Santosa Asrori, memprioritaskan pelaksanaan program RPJMD, penguatan tata kelola pemerintahan, dan penanganan isu strategis seperti