Advertisement
Keluarga 4 Hakim MA Korban Lion Air PK-LQP Peroleh Santunan Rp501 Juta
Direktur Utama PT Taspen Iqbal Latanro memberikan penjelasan mengenai santunan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT610, di Jakarta, Senin (5/11/2018). - JIBI/Dedi Gunawan
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA – Empat hakim Mahkamah Agung menjadi korban kecelakaan pesawat Lion Air JT 610. Mereka pun akan memperoleh santunan Jaminan Kematian (JKM) dari PT Taspen (Persero) dengan total nilai Rp501 juta.
Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial Sunarto mengatakan, keempat aparatur sipil negara tersebut adalah Yuningtyas Upiek Kartikawati, Hasnawati, dan Rijal Mahdi berpangkat sebagai hakim tinggi. Sementara satu ASN, yaitu Muhammad Ikhsan Riyadi berpangkat sebagai hakim tingkat pertama.
Advertisement
“MA merasa kehilangan dan sangat prihatin atas kondisi ini,” katanya dalam sambutan acara penyerahan santunan PT Taspen kepada ahli waris korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (5/11/2018).
Terkait santunan JKM ini, MA mengapresiasi langkah proaktif PT Taspen yang telah mendata para korban ASN. “Istilahnya menjamput bola,” katanya.
Berdasarkan data Taspen, Hasnawati memperoleh santunan sekitar Rp136 juta termasuk beasiswa untuk dua anaknya.
Muhammad Ikhsan Riyadi mendapatkan santunan senilai Rp101 juta termasuk beasiswa kepada dua anaknya.
Rijal Mahdi memperoleh santunan senilai Rp149 juta termasuk beasiswa untuk satu anaknya, dan Yuningtyas Upiek Kartikawati senilai Rp115 juta. Dengan demikian, total santunan Taspen untuk keempat hakim MA itu adalah Rp501 juta.
Pesawat Lion Air PK-LQP dengan nomor penerbangan JT 610 Jakarta-Pangkalpinang kehilangan kontak dan jatuh di sebelah utara Pantai Tanjung Pakis, Kabupaten Karawang Jawa Barat, Senin (29/10/2018).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Gempa M5,7 Guncang Tenggara Tuapejat, Tak Berpotensi Tsunami
- Indonesia Soroti Insiden Berulang di Lebanon, Minta PBB Bertindak
- Kedatangan Jenazah Prajurit TNI dari Lebanon Dikawal Puluhan Personel
- Siswa Keracunan Spageti MBG, Operasional Dapur Disetop
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
Advertisement
Tangis Pecah Saat Jenazah Prajurit TNI Tiba di Kulonprogo
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Sekolah dan ASN Didorong Ubah Kebiasaan Demi Hemat Energi
- Wapres Gibran Lepas Alumni Pejuang Digital untuk Pendidikan 3T
- Biaya Hidup di Jogja 2026, Hitungan Versi BPS dan Perkiraan Riil
- Potongan Jenazah Ditemukan di Kapal Thailand yang Diserang Rudal
- Pacuan Kuda Bantul Makin Meriah STY dan Es Krim Jadi Magnet
- Viral MBG Dibungkus Kresek, Satgas dan BGN Turun Tangan
- Guru Besar UGM Ungkap Mikroalga Bisa Jadi Energi Masa Depan
Advertisement
Advertisement








