Satpam SPPG Kecandran Salatiga Ditemukan Meninggal Saat Pergantian Jaga
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
Bhavye Suneja, pilot pesawat Lion Air JT610./Facebook-Bhavye Suneja
Harianjogja.com, JAKARTA- Pesawat nahas Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat pada Senin (29/10/2018) dikomandoi pilot bernama Bhavye Suneja.
Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro, mengonfirmasi dua pilot dan 6 pramugari pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018), masih dinyatakan hilang.
"Pesawat dikomandoi Kapten Bhavye Suneja dengan Kopilot Harvino. Sedangkan 6 awak kabin bersama 6 awak kabin atas nama Shintia Melina, Citra Noivita Anggelia, Alviani Hidayatul Solikha, Damayanti Simarmata, Mery Yulianda, dan Deny Maula," kata Danang.
Pesawat Lion Air JT-610 yang jatuh di Karawang, Jawa Barat, diketahui memuat 178 penumpang dewasa, 1 anak-anak, 2 bayi, serta 7 kru. Pilot pesawat tersebut diketahui bernama Bhavye Suneja yang berasal dari India.
Melalui akun media sosialnya, Bhavye kerap mengunggah fotonya bersama sang istri, Garima Sethi. Keduanya baru menikah pada 19 Juli 2016 silam.
Berdasarkan informasi yang terhimpun, Kaptain Bhavye sang pilot adalah warga negara India. Ia sudah bergabung dengan maskapai Lion Air sejak Maret 2011, atau 7 tahun silam.
Bhavye yang baru menikah dengan Garima Sethi pada 19 Juli 2016 ini, pernah mengenyam sekolah pilot di Emirates.
Sebelumnya diberitakan, sebanyak 189 orang penumpang pesawat Lion Air JT610 rute DKI Jakarta – Pangkal Pinang, masih dinyatakan hilang sejak burung besi itu jatuh di perairan Tanjung Karawang, Jawa Barat, Senin (29/10/2018) pagi.
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Hubungan Masyarakat BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengunggah sejumlah foto yang disebut sebagai puing-puing pesawat Lion Air JT 610.
“Beberapa serpihan pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang. Pesawat membawa 178 penumpang dewasa, 1 penumpang anak-anak dan 2 bayi dengan 2 Pilot dan 5 FA. Basarnas dan Kementerian Perhubungan terus melakukan penanganan. Beberapa kapal tug boad berada di lokasi,” tulisnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Satpam SPPG Kecandran Salatiga ditemukan meninggal di ruang jaga saat pergantian tugas. Polisi menduga korban meninggal karena sakit.
Bahlil Lahadalia menawarkan PLTA Mamberamo Papua kepada investor dengan potensi 23 GW. PLTA Sungai Kayan juga ditawarkan.
SAR menemukan satu korban banjir bandang Solok dalam kondisi meninggal. Dua orang dilaporkan hilang dan pencarian terus dilanjutkan.
Dony Oskaria menegaskan manajer KDKMP bukan pegawai BUMN meski ditugaskan 2 tahun di bawah Agrinas Pangan dengan biaya pemerintah.
Bappenas mendorong penanganan karhutla bergeser dari respons ke pencegahan. BNPB telah mengerahkan 43.700 personel dan 55 armada udara.
Real Madrid membalas kritik Javier Tebas dan menyinggung prinsip netralitas. Simak awal perselisihan Tebas dan Los Blancos serta sejarah Madrid.