Baterai Seng-Yodium Bisa Ngecas 3 Menit, Tahan 60.000 Kali
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Susi Pudjiastuti/Antara-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali bersitegang dengan cawapres Sandiaga Uno.
Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno lagi-lagi membuat Menteri Susi Pudjiastuti marah. Kali ini soal perizinan penggunaan cantrang. Bahkan kali ini Susi menyebut Sandiaga dengan kata goblok.
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menanggapi soal umpatan Menteri Susi kepada Sandiaga. Menurutnya, Menteri Susi sedang ketularan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang keceplosan menyebut sontoloyo karena kesal.
"Mungkin kan Bu Susi lagi kesal lagi seperti situasinya mungkin seperti pak Jokowi kan kemaren menyebut ada sontoloyo kemudian dia mengakui bahwasanya lagi kesal, ya mungkin bu Susi juga begitu," kata Dahnil, Kamis (24/10/2018).
Namun di sisi lain Dahnil menilai umpatan Menteri Susi tersebut sebagai bentuk keakraban serta kasih sayang kepada Sandiaga. Dahnil pun mengatakan Sandiaga tidak mengambil pusing dengan perkataan Menteri Susi.
"Kalau bang Sandi ditanya begitu pasti dijawabnya aaah woles saja, biasa, mungkin karena sayang gitu, loh, bu Susi sayang ke bang Sandi. Sangking akrabnya," ujarnya.
Dahnil pun menambahkan bahwa pihaknya justru sangat berterima kasih dengan Menteri Susi yang selalu mengingatkan. Dirinya pun meyakini Sandiaga memiliki komitmen untuk melanjutkan program-program yang sudah dilakukan Menteri Susi saat ini.
"Kita mungkin akan banyak belajar, berterima kasih begitu dan kemudian bang Sandi punya komitmen di bidang kelautan itu untuk melanjutkan program-program yang baik yang sudah dilakukan bu Susi kemudian tentu ada beberapa perbaikan yang harus dilakukan," pungkasnya.
Untuk diketahui, Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalsari, Tegal, Kamis (25/10/2018). Meskipun enggan menebar janji, namun Sandiaga meyakini akan memudahkan kebijakan di bidang perikanan.
Kunjungannya tersebut merupakan salah satu agenda kampanyenya selama di Jawa Tengah. Di sana, Sandiaga menerima curhatan dari nelayan soal cantrang. Para nelayan ingin pemerintah kembali mengizinkan penggunaan cantrang yang diklaim ramah lingkungan.
Mendengar hal itu, Menteri Susi pun angkat bicara. Menurutnya, penggunaan cantrang untuk menangkap ikan itu justru malah merusak ekosistem laut. Menteri Susi pun kesal. Dalam wawancara sebuah media online nasional, Susi sampai mengatakan goblok kepada Sandiaga yang meyakini apabila terpilih akan memudahkan kebijakan di bidang perikanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Peneliti Australia mengembangkan baterai seng-yodium yang bisa terisi tiga menit dan mencapai 60.000 siklus pengisian.
Niatnya cuma beli satu, tapi setelah checkout ternyata pesanan yang sama masuk dua kali. Salah satu transaksi memang ingin dibatalkan, tetapi pembayaran sudah t
Ribuan wisatawan menyaksikan Sabetan Pencak 4 jam di Titik Nol Jogja, penutup Pencak Wisata Budaya 2026 yang mengusung regenerasi silat.
Hotspot karhutla Indonesia mencapai 18.065 titik pada 28 Agustus 2026. Kemenhut fokus mengendalikan kebakaran di enam provinsi prioritas.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Ledakan diduga akibat kebocoran gas di Bekasi melukai enam orang satu keluarga. Ayah dan anak meninggal setelah mengalami luka bakar parah.