BEI Hapus Batas Rp50, Saham GOTO Bisa Turun ke Rp1
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
Susi Pudjiastuti/Antara-Sigid Kurniawan
Harianjogja.com, JAKARTA- Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti kembali bersitegang dengan cawapres Sandiaga Uno.
Calon Wakil Presiden Sandiaga Uno lagi-lagi membuat Menteri Susi Pudjiastuti marah. Kali ini soal perizinan penggunaan cantrang. Bahkan kali ini Susi menyebut Sandiaga dengan kata goblok.
Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Dahnil Anzar Simanjuntak menanggapi soal umpatan Menteri Susi kepada Sandiaga. Menurutnya, Menteri Susi sedang ketularan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang keceplosan menyebut sontoloyo karena kesal.
"Mungkin kan Bu Susi lagi kesal lagi seperti situasinya mungkin seperti pak Jokowi kan kemaren menyebut ada sontoloyo kemudian dia mengakui bahwasanya lagi kesal, ya mungkin bu Susi juga begitu," kata Dahnil, Kamis (24/10/2018).
Namun di sisi lain Dahnil menilai umpatan Menteri Susi tersebut sebagai bentuk keakraban serta kasih sayang kepada Sandiaga. Dahnil pun mengatakan Sandiaga tidak mengambil pusing dengan perkataan Menteri Susi.
"Kalau bang Sandi ditanya begitu pasti dijawabnya aaah woles saja, biasa, mungkin karena sayang gitu, loh, bu Susi sayang ke bang Sandi. Sangking akrabnya," ujarnya.
Dahnil pun menambahkan bahwa pihaknya justru sangat berterima kasih dengan Menteri Susi yang selalu mengingatkan. Dirinya pun meyakini Sandiaga memiliki komitmen untuk melanjutkan program-program yang sudah dilakukan Menteri Susi saat ini.
"Kita mungkin akan banyak belajar, berterima kasih begitu dan kemudian bang Sandi punya komitmen di bidang kelautan itu untuk melanjutkan program-program yang baik yang sudah dilakukan bu Susi kemudian tentu ada beberapa perbaikan yang harus dilakukan," pungkasnya.
Untuk diketahui, Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tegalsari, Tegal, Kamis (25/10/2018). Meskipun enggan menebar janji, namun Sandiaga meyakini akan memudahkan kebijakan di bidang perikanan.
Kunjungannya tersebut merupakan salah satu agenda kampanyenya selama di Jawa Tengah. Di sana, Sandiaga menerima curhatan dari nelayan soal cantrang. Para nelayan ingin pemerintah kembali mengizinkan penggunaan cantrang yang diklaim ramah lingkungan.
Mendengar hal itu, Menteri Susi pun angkat bicara. Menurutnya, penggunaan cantrang untuk menangkap ikan itu justru malah merusak ekosistem laut. Menteri Susi pun kesal. Dalam wawancara sebuah media online nasional, Susi sampai mengatakan goblok kepada Sandiaga yang meyakini apabila terpilih akan memudahkan kebijakan di bidang perikanan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
BEI berencana menghapus batas minimum Rp50. Saham GOTO secara teori bisa turun hingga Rp1, tetapi tetap bergantung pada fundamental.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa
Cukup Rp8.000, Ini Jadwal Lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo Hari Ini.
Gusti Prabukusumo kembali terpilih sebagai Ketua PMI DIY periode 2026-2031. Penguatan relawan dan ketersediaan darah menjadi fokus utama.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 30 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 30 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.