Advertisement
Dicalonkan Menerima Penghargaan PNS Inspiratif 2018, Sutopo BNPB Ungkap Rahasia Kariernya Cepat Melesat
Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, dirawat di rumah sakit, Senin (15/10 - 2018). (Twitter/@Sutopo_PN)
Advertisement
Harianjogja.com, JOGJA — Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penangggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho dinobatkan sebagai salah satu calon penerima penghargaan sebagai PNS Inspiratif 2018. Ia pun mengungkap rahasianya bisa meraih pencapaian karier tersebut.
Hal itu tak lepas dari cepatnya laju karier Sutopo sebagai aparatur sipil negara (ASN) atau yang juga disebut sebagai pegawai negeri sipil (PNS). Diangkat sebagai PNS dengan golongan III a pada 1 April 1996, Sutopo kini memiliki golongan IV e yang ditetapkan sejak 2012 lalu. Itu artinya, golongan Sutopo sebagai PNS naik delapan tingkat dalam kurun waktu 16 tahun saja.
Advertisement
Atas cepatnya laju karier sebagai PNS, Sutopo mengaku menerima banyak pertanyaan. "Banyak orang bertanya ke saya bagaimana jenjang pangkat/golongan PNS saya bisa cepat?" ungkap pria 49 tahun tersebut melalui akun Twitternya, @Sutopo_PN, Senin (2/10/2018).
Atas banyaknya pertanyaan mengenai cepatnya laju kariernya sebagai PNS, Sutopo mengungkapkan rahasianya. Ia menegaskan capaian itu merupakan hasil dari kerajinan, ketekunan, dan loyalitasnya selama menjadi PNS.
BACA JUGA
"Karena saya rajin bekerja, tekun, loyal, berintegritas dan berprestasi. Akhirnya golongan PNS IV e (tertinggi) pada 1/10/2012," tulis Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB tersebut.
Sutopo Purwo Nuggroho yang belakangan hari ini ramai dipuji dengan kisah berbagai kisah inspiratifnya menjelaskan kerja keras sangat diperlukan untuk meraih kesuksesan.
"Tidak ada kesuksesan yang datang tiba-tiba. Perlu kerja keras, tekun, pantang menyerah, belajar, integritas, fokus dan doa. Ikhlas mengabdi dan berniat berbuat kebaikan untuk sesama. Jangan besar karena jabatan. Tetapi di mana pun kalian ditempatkan besarkan jabatan itu," pungkas lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) dan Institut Pertanian Bogor (IPB) tersebut.
Gelar pekerja keras memang sepatutnya disandang Sutopo Purwo Nugroho. Terbukti, di tengah penyakit kanker paru-paru stadium IV-B yang menderanya, Sutopo tetap berusaha menjalankan profesinya sebagai Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB sebaik mungkin dengan menginformasikan kabar bencana kepada masyarakat meski dalam kondisi lemah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Lonjakan Kendaraan Arus Balik, Rest Area di Tol Ini Ditutup
- Listrik Kuba Kembali Padam Saat Tekanan Krisis Energi Meningkat
- Ledakan Petasan di Pamekasan Bongkar Produksi Berdaya Ledak Tinggi
- China Desak Penghentian Konflik Timur Tengah Saat Idulfitri
- Konflik Gas Iran-Qatar Picu Lonjakan Harga, Trump Berubah Arah
Advertisement
Satu Napi di Wonosari Langsung Bebas Setelah Dapat Remisi Lebaran
Advertisement
Sukolilo Pati Sempat Viral, Ternyata Simpan Banyak Tempat Wisata
Advertisement
Berita Populer
- Polres Bantul Imbau Pengunjung Parangtritis Waspada
- Perahu Nelayan Rusak Diterjang Gelombang Pasang di Pantai Depok
- Arus Balik, Kendaraan lewat Tol Purwomartani Tembus 1.450 Per Jam
- Arus Meningkat, GT Purwomartani Dibuka hingga Pukul 20.00 WIB
- Wisata Bantul Mulai Ramai, Pantai Masih Jadi Favorit
- Arus Kendaraan di Perbatasan DIY Melonjak
- Polda DIY Cek Kesiapan Arus Balik, Ini Hasilnya
Advertisement
Advertisement



