Advertisement
Amien Rais Mangkir Diperiksa Kasus Hoaks Ratna Sarumpaet, Kubu Jokowi Beri Kritikan Seperti Ini
Mantan Ketua MPR Amien Rais berjalan keluar seusai mendatangi Pansus Angket KPK di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (19/7). - ANTARA/M Agung Rajasa
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Mangkirnya politikus Amien Rais pada pemeriksaan kasus skandal hoaks Ratna Sarumpaet disayangkan oleh kubu oposisi.
Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais, mangkir dalam pemeriksaan di Polda Metro Jaya, sebagai saksi atas tersangka aktivis Ratna Sarumpaet.
Advertisement
Juru bicara bidang Kepemudaan PSI, Dedek Prayudi menilai mangkirnya Amien Rais, dari panggilan polisi sebagai saksi dalam kasus penyebaran berita bohong Ratna Sarumpaet adalah sebuah contoh buruk dari seorang senior kepada kaum pemuda dalam upaya penegakan hukum.
"Politik di Indonesia harus mengedepankan kejujuran dalam berpolitik. Membenarkan dan bahkan menyebarkan kebohongan, kebencian, fitnah, itu akan langsung berdampak pada perilaku masyarakat, terutama pemuda yang kini jumlahnya sangat besar dan dapat mengakses pemberitaan dengan mudahnya," kata Dedek dalam keterangannya, Sabtu (6/10/2018).
BACA JUGA
Oleh karena itu, ia meminta setiap politisi harus mendukung proses hukum kasus berita bohong tersebut, bukan mempersulit proses tersebut.
"Dalam demokrasi yang maju, hukum adalah panglima peradaban," tegasnya.
Kata dia, proses hukum kasus berita bohong yang diduga dilakukan oleh Ratna Sarumpaet ini harus dibuka seterang-terangnya kepada masyarakat, agar tidak terulang lagi kasus yang serupa.
"Harus terbuka gar menjadi pelajaran bagi pendewasaan kita dalam berdemokrasi," sambung pria yang juga Influencer TKN Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin itu.
Tidak ada yang perlu ditakuti, terlebih apabila kita tidak merasa bersalah. Hukum sudah menyediakan ruang bagi seluruh rakyat Indonesia untuk melakukan pembelaan.
"Kami meminta pak Amien Rais untuk dapat bersikap kooperatif dalam proses penegakan hukum, dalam hal proses pengusutan kasus berita bohong oleh tersangka ibu Ratna," pungkasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pesawat ATR Indonesia Air Transport Hilang Kontak, Angkut 11 Orang
- Kalurahan Banyuraden Sleman Raih Penghargaan Desa Nasional 2025
- Pengungsi Banjir Pidie Jaya Menanti Kepastian Hunian Layak
- Bos Mossad ke AS, Konsultasi Soal Iran dan Potensi Serangan
- BRIN Jelaskan Penyebab Sinkhole Marak di Indonesia
Advertisement
Kesaksian Warga Soal Mahasiswa Tewas Ditusuk Rekan Sendiri di Bantul
Advertisement
Museum Iptek Hainan Dibuka, Tawarkan Wisata Sains Imersif
Advertisement
Berita Populer
- PBB Peringatkan Risiko Konflik Saat Protes Iran Terus Meluas
- Libur Isra Miraj, Penumpang Stasiun Jogja Tembus 25.911 Orang
- Resistensi Insulin Bisa Diredam Lewat Pola Makan dan Jam Makan
- Gudang Kayu di Bantul Terbakar, Kerugian Capai Rp48 Juta
- Isra Mikraj dan Amalan Malam 27 Rajab yang Dianjurkan Ulama
- Kelurahan Gedongkiwo Jogja Optimalkan Transporter untuk Kelola Sampah
- Terpuruk di Klasemen Super, Semen Padang FC Lakukan Evaluasi Total
Advertisement
Advertisement



