Advertisement
Begini Penjelasan BKN tentang Keluhan Calon Pelamar CPNS yang Gagal Registrasi Akun
Peserta ujian calon pegawai negeri sipil (CPNS) mnengerjakan soal menggunakan metode computer Assisted Test (CAT) di Graha Soloraya kantor Bakorwil II Gladak, Solo, Kamis (16/10). - Solopos/Ardiansyah Indra Kumala
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA - Badan Kepegawaian Negara (BKN) mulai membuka pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 hari ini, Rabu (26/9/2018). Namun ada beberapa orang yang komplen karena sulitnya untuk melakukan registrasi akun guna melanjutkan pendaftaran CPNS 2018.
Menanggapi hal tersebut Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Muhammad Ridwan mengatakan, sulitnya masyarakat untuk registrasi akun disebabkan karena tingginya animo masyarakat yang mengakses portal SSCN. Sehingga wajar jika pelamar berebut saat mengakses portal SSCN.
Advertisement
Apalagi menurutnya, hari ini merupakan hari pertama pendaftaran CPNS. Sehingga masyarakat sangat antusias untuk menjadi yang pertama mendaftarkan dirinya.
"Karena itu kita katakan berlomba [mengakses SSCN]. Memang di mana-mana sistem online begitu," ujarnya saat ditemui di Kantor Pusat BKN, Jakarta, Rabu (26/9/2018).
BACA JUGA
Dirinya pun mengaku sempat mencoba untuk melakukan registrasi akun menggunakan data anaknya pada pukul 01.00 WIB. Ketika itu, dirinya sulit untuk melakukan registrasi dan beberapa kali captchanya selalu berganti seperti gagal melakukan pendaftaran.
"Saya katakan jam 1 pagi saya sudah bisa registrasi. Memang ini loadnya dinamik [dinamis] ya. Seakan akan captcha-nya null null [kosong] ya enggak," jelasnya.
Oleh karena itu lanjut Ridwan, masyarakat dinilai harus pintar-pintar untuk mengatur waktunya. Sehingga ketika mendaftar tidak berebut dengan orang lain.
Sebagai salah satu contohnya, bagi wanita atau yang beragama non muslim, bisa mengambil waktu pada saat hari Jumat ketika sedang solat Jumat. Sedangkan bagi yang beragama muslim utamanya pria bisa mengambil waktu-waktu yang sibuk seperti saat jam kantor, atau saat dini hari ketika orang-orang sedang tidur.
"Sebagai contoh waktu pengumuman formasi tanggal 19, teman-teman berbondong-bondong dari jam 13 sampai ham 3 sore mengakses portal SSCN. Sementara setelah capek, giveup semua, jam setengah 5 Spain jam setengah jam 7 sore justru turun 1/10-nya dari over flow," jelasnya.
BACA JUGA
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Okezone.com
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Ayatollah Khamenei Dikabarkan Meninggal dalam Serangan AS-Israel
- Perang AS-Israel vs Iran, 58 Ribu Jemaah Umrah RI Masih di Arab Saudi
- IRGC Klaim Selat Hormuz Ditutup Usai Serangan AS-Israel
- IRGC: Rudal Iran Hantam Pangkalan AS dan Israel
- Dampak Serangan AS-Israel, Korban Pelajar di Iran Tewas Capai 85 Orang
Advertisement
Kecelakaan Jalan Jogja-Wates Tewaskan Pengendara Motor
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo 28 Februari 2026
- THR Gubernur Jateng 2026 Rp8 Juta, Total ASN Rp380 Miliar
- AKBP Didik Terima Uang Keamanan dari Bandar Narkoba Koko Erwin
- MBG DIY Diawasi dengan AI untuk Cegah Keracunan
- Dubes Palestina Puji Dukungan Indonesia untuk Gaza
- YIA Borong 6 Penghargaan ASQ Asia-Pasifik 2025
- DKP DIY Genjot Konsumsi Ikan dengan 795 Kegiatan di 2026
Advertisement
Advertisement








