Perkosa Pacar di Bawah Umur, Pemuda Wonogiri Ancam Sebar Video
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
PDIP luncurkan tagline dan atribut milenial./Suara.com-Dwi Bowo Raharjo
Harianjogja.com, JAKARTA - PDIP menyiapkan sejumlah sanksi bagi kadernya yang berani membelot pada Pilpres 2019.
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memastikan seluruh kader dan calon anggota legislatif (caleg) dari partainya solid mendukung pasangan calon presiden (capres)-calon wakil presiden (cawapres), Joko Widodo (Jokowi)-Ma\'ruf Amin pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.
"Kalau di PDIP sampai saat ini kami belum melihat ada peristiwa kader PDIP yang secara resmi didaftarkan sebagai caleg di semua tingkatan melakukan pembangkangan politik dengan tidak mengikuti keputusan politik partai untuk mendukung Pak Jokowi dan Kiai Ma\'ruf Amin sebagai capres-cawapres," ujar Wakil Sekretaris Jenderal PDIP Ahmad Basarah di Museum Kebangkitan Nasional, Jakarta, Selasa (25/9/2018).
Basarah berharap, kader PDIP bisa menjaga konsistensi dukungan ini. Ia tak mau ada kader yang membelot dengan mendukung pasangan capres-cawapres yang tak sejalan dengan sikap partainya, seperti yang terjadi pada sejumlah kader Partai Golkar.
"Mudah-mudahan konsistensi ini akan terus kami jaga sampai pemilu presiden selesai bulan April tahun depan," jelasnya.
Basarah mengingatkan, bila ada kadernya yang tak sejalan dukungannya di Pilpres 2019, PDIP telah menyiapkan sanksi tegas.
"Sanksi mulai dari pencopotan jabatan, struktural pencopotan dari jabatan sturktural di DPRD kabupaten/kota, DPRD provinsi maupun DPR RI sampai pencabutan status keanggotaan itu aturan main yang berlaku di internal PDIP," ucapnya.
Seperti diketahui partai pendukung Jokowi-Ma\'ruf Amin seperti Golkar belakangan dikabarkan kadernya tak solid karena membelot mendukung Prabowo-Sandiaga.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Polres Wonogiri menangkap pemuda 18 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual dan memeras korban dengan ancaman penyebaran rekaman.
BMKG menyebut gempa M7,7 NTT dipicu sesar naik busur belakang Flores yang berpotensi menghasilkan gempa hingga M7,9.
Gempa M7,7 di NTT merobohkan bangunan di Pelabuhan Lorens Say Maumere. Tiga korban dievakuasi, satu meninggal dunia.
Pieter Huistra menilai PSS Sleman berada di jalur tepat untuk membangun permainan dominan menjelang Super League 2026/2027.
PWI DIY memperkuat pengusulan Fuad Muhammad Syafruddin atau Udin sebagai Pahlawan Nasional setelah 30 tahun gugur dalam tugas jurnalistik
Gempa M7,7 yang berpusat di Nagekeo dirasakan di Kota Bima. Satu rumah rusak sedang, Gudang Bulog dan plafon masjid juga terdampak.