Laba Pertamina Tembus Rp55,2 Triliun pada 2025, Ini Pendorongnya
Pertamina membukukan laba bersih Rp55,2 triliun sepanjang 2025. Kinerja ditopang sektor hulu, hilir, gas, hingga energi rendah karbon.
Bendera partai politik. /Solopos-Maulana Surya
Harianjogja.com, JAKARTA- Sebuah survei terbaru melansir sejumlah partai yang diprediksi tak lolos ambang batas parlemen di pemilu tahun depan.
Sejumlah partai politik peserta Pemilu 2019 diprediksi tidak lolos dalam ambang batas parlemen sebesar empat persen. Hal tersebut merujuk pada hasil survei Lingkar Survei Indonesia (LSI) Denny JA dengan tajuk "Berubahnya Dukungan Partai Politik Menjelang 2019".
Tim Riset LSI Denny JA, Adjie Alfaraby mengatakan ada lima parpol yang diprediksi tidak lolos ke DPR periode 2019-2024. Yakni Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dengan perolehan 3,9 persen, Partai Persatuan Pembangunan (PPP) sebesar 3,3 persen, Partai Nasdem sebesar 2,2 persen, Perindo sebesar 1.7 persen, Partai Amanat Nasional (PAN) sebesar 1,4 persen.
"Bahkan, jika disimulasikan dengan menambah margin of error survei 2,9 persen, elektabilitas keenam partai tak cukup lolos untuk ambang batas parlemen 4 persen," kata Adjie di kantor LSI Denny JA, Jalan Pemuda, Nomor 70, Rawamangun, Jakarta Timur,Rabu (12/9/2018).
Tetapi jika disimulasikan dengan menambah margin of error survei sebesar 2,9 persen, kelima partai yang terancam itu masih berpotensi lolos menembus ambang batas parlemen. Sementara, partai politik juga masih dapat merebut 25,2 peraen pemilih yang belum menentukan pilihannya di Pemilu 2019.
"Lolos tidaknya partai ini sangat tergantung pada strategi masing-masing partai politik," jelasnya.
Sementara, ada enam partai yang kecil peluangnya untuk lolos parliamentary threshold dan menempatkan wakilnya di parlemen.
Keenam partai tersebut adalah Partai Hanura dengan 0,6 persen, Partai Bulan Bintang (PBB) sebesar 0,2 persen, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sebesar 0,2 persen, Partai Berkarya sebesar 0,1 persen, Partai Garuda sebesar 0,1 persen dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) sebesar 0,1 persen.
"Elektabilitas keenam partai tersebut tak cukup lolos PT 4 persen. Butuh keajaiban dari keenam partai tersebut untuk lolos," tandas Adjie.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Pertamina membukukan laba bersih Rp55,2 triliun sepanjang 2025. Kinerja ditopang sektor hulu, hilir, gas, hingga energi rendah karbon.
Penelitian mengungkap hubungan jumlah anak dengan penuaan biologis, namun stres, gaya hidup, dan dukungan sosial juga berperan besar.
Dari 9 wakil Asia di Piala Dunia 2026, hanya Jepang dan Australia yang lolos 32 besar, sisanya tersingkir di fase grup.
Ribuan PPPK Gunungkidul hadapi ketidakpastian kontrak, Pemkab masih mencari solusi di tengah aturan batas belanja pegawai 30%.
NHTSA menutup investigasi Honda Odyssey setelah recall 441 ribu kendaraan berhasil mengatasi masalah airbag samping.
Korban tewas gempa Venezuela mencapai 1.430 jiwa. Gempa susulan terus terjadi dan menghambat proses pencarian korban.