Panas Bumi Ungaran Dikembangkan, PLN Siapkan PLTP 55 MW
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Ilustrasi. /Antaranews-Ridwan Triatmodjo
Harianjogja.com, BOGOR- Nasib nahas dialami Nasion andi. Ia tewas mengenaskan dengan kondisi alat vital yang terpotong.
Nasion Andi, 56, warga Kampung Dayeuh, Cileungsi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang ditemukan tewas dengan kondisi alat vital terpotong kerap didatangi lelaki berotot.
Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu tetangga korban bernama Ahmad,35. Menurutnya, lelaki itu kerap terlihat mendatangi tempat korban namun dengan hari dan waktu yang tidak menentu.
"Saya tahu suka ada teman cowok datang ke rumah dia. Saya tak tahu jelas namanya siapa. Pokoknya kalau datang pasti dia menginap di sana," ujar Ahmad kepada Suara.com-jaringan Harianjogja.com, Rabu (12/9/2018).
Belakangan, kata Ahmad, diketahui Andi dan lelaki berotot itu sempat membuka usaha pangkas rambut yang berada tepat di samping rumah korban. Namun, baru satu bulan berjalan, usaha pangkas rambut mereka gulung tikar.
"Paling sekitar satu bulan saja cukur rambut itu buka, terus tutup beberapa bulan lalu," jelasnya.
Saat ditanya mengenai ciri-ciri pria tersebut, Ahmad menjelaskan memiliki fisik yang tinggi besar dan berotot bak binaragawan. Meski terlihat gagah, namun cara dia berkomunikasi sedikit lemah lembut.
"Orangnya sih tinggi, besar, putih terus berotot juga. Seperti yang suka fitneslah. Tapi saya agak curiga, lelaki itu ngomongnya lemah lembut, soalnya saya pernah cukur rambut di sana," ungkapnya.
Untuk diketahui, Nasion Andi, 56 ditemukan tewas di garasi rumahnya sendiri dalam kondisi mengenaskan dengan bagian alat vital terpotong pada Selasa 11 September 2018.
Warga Kampung Dayeuh, Cileungsi, Kabupaten Bogor itu tewas dibunuh teman prianya bersinisial S. Pelaku mengakui telah membunuh korban dan menyerahkan diri ke Polsek Cikarang Barat.
Hingga saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan terkait motif pembunuhan sadis oleh pelaku. Sementara, untuk korban sudah dimakamkan pihak keluarga di pemakaman umum setempat.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
PLN mendapat penugasan mengembangkan WKP Ungaran hingga 55 MW. Proyek masih dalam tahap studi dengan kajian lingkungan dan sosial.
Jadwal KRL Solo-Jogja Rabu 30 September 2026 tersedia 12 perjalanan. Cek jam berangkat dari Palur hingga tiba di Jogja.
Jadwal KSPN Jogja ke Gunungkidul Rabu 30 September 2026 tersedia untuk rute Obelix Sea View dan Pantai Drini. Cek tarif dan jamnya.
Erick Thohir meminta Timnas Indonesia tak meremehkan Bangladesh pada laga terakhir Grup A FIFA ASEAN Cup 2026 di SUGBK.
Mediasi tambang CV BKS dan warga Padukuhan Karang Kulon Progo menghasilkan titik temu. Pemda DIY menjelaskan legalitas perizinan.
Jadwal SIM Keliling Kulonprogo hari ini 30 September 2026, lengkap dengan lokasi, jam pelayanan, syarat, dan ketentuan perpanjangan SIM.