Advertisement
Vihara Jelambar Terbakar, Api Hio Diduga Jadi Penyebab
Ilustrasi kebakaran. - Reuters
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA-Api hio diduga menjadi pencetus kebakaran yang terjadi di sebuah toko dupa sekaligus vihara ruko lantai tiga di Jelambar, Jakarta Barat.
Kepala Sie Ops Pemadam Kebakaran Jakarta Barat Rompies Romli saat dikonfirmasi di Jakarta pada Selasa membenarkan perihal tersebut.
Advertisement
"Dugaan penyebab sementara berasal dari api hio tempat sembahyang yang terjatuh dan membakar barang-barang di sekitar," ujar Rompis.
Kebakaran ruko lantai tiga tersebut terjadi pada Senin pukul 21.15 WIB di Jalan Jelambar Barat III RT 10/11 Jelambar Baru, Grogol Petamburan. Empat orang penghuni sempat terjebak dan mengalami gangguan pernapasan.
BACA JUGA
Menurut keterangan perwira piket Suku Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Barat M Amin, dari empat orang yang sudah dievakuasi tersebut, satu mengalami luka bakar dan telah dilarikan ke rumah sakit terdekat.
"Satu orang luka bakar dan sudah dirujuk ke rumah sakit terdekat," kata dia.
Sebanyak 18 unit truk pemadan kebakaran dari Sudin Damkar Jakarta Barat, Damkar Kecamatan Grogol Petamburan, Cengkareng, Tambora, dan Tamansari dikerahkan untuk memadamkan kebakaran tersebut. Api telah padam pada Selasa pukul 05.00 WIB.
Menurut keterangan resmi yang didapat, taksiran kerugian sementara berkisar Rp 500 juta.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Pembangunan SR di Kulonprogo Rampung Tahun Ini, Tampung 1.080 Siswa
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Pemkab Bantul Bakal Lindungi Pekerja Rentan lewat Iuran Jamsostek
- Susunan Pemain PSS Sleman vs PSIS, Berlaga di Maguwoharjo Sore Ini
- Ajarkan Anak Berkata Tidak Sejak Dini untuk Rasa Percaya Diri
- Pegawai Diduga Bocorkan Data, KAI Services Jatuhkan Sanksi
- Pemda DIY Andalkan Pangan dan UMKM Dongkrak Ekonomi 2026
- Film Bidadari Surga Tayang 15 Januari 2026, Angkat Kisah Hijrah
- Sebagian ASN Sleman Gaptek, Penggunaan Corpu Belum Maksimal
Advertisement
Advertisement



