Polisi Periksa 10 Saksi Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Bripka E
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Ustaz Yusuf Mansur./JIBI
Harianjogja.com, JAKARTA- Cawapres Ma\'ruf amin sebelumnya mengatakan ustaz kondang Yusuf Mansur bergabung ke kubu Jokowi.
Ustaz Yusuf Mansur masih ingin menjadi pendakwah meski sudah ditunjuk sebagai juru kampanye tim sesukses calon presiden dan cawapres Jokowi - Maruf Amin. Dia mengklaim belum tahu ditunjuk jadi bagian dari tim sesukses.
Yusuf Mansur menjelaskan bahwa dirinya memiliki kedekatan dengan dua kubu pasangan capres dan cawapres. Akan tetapi, dirinya belum memutuskan akan berlabuh ke timses salah satu pasangan karena keinginannya yang tetap berada di tengah.
"Saya sendiri belum dengar. Saya sih maunya jadi ustaz, jadi ulama, sekarang posisi masih baru, belum ulama, doain bisa jadi ulama. Kan gini yang main di tengah ini perlu ada jadi ngademin, posisinya bawa kesejukan, juga berdoanya buat semua, saya memilih posisi itu atas ijin Allah SWT," kata Ustaz Yusuf di Masjid At-Taqwa, Jalan Sriwijaya Raya, Jakarta Selatan, Jumat (31/8/2018).
Ustaz Yusuf Mansyur menjelaskan bahwa pilihannya untuk tetap berdiri di tengah-tengah bukan berarti dia menolak tawaran. Dirinya akan menyerahkan seluruh keputusannya kepada Allah SWT.
"Kalau pun ada, saya nggak pernah mikir orangnya. Yang ada saya bawa istikharah. Sekarang belum ada yang saya mau bawa istikharah gimana. Di tengah kan enak, bisa ke kanan ke kiri," pungkasnya.
Untuk diketahui, bakal cawapres Maruf Amin menyebut Ustaz Yusuf Mansur masuk dalam tim kampanye petahana Joko Widodo dan Maruf Amin. Nantinya, Ustaz Yusuf Mansur akan turut membantu dalam memenangkan Jokowi - Maruf Amin.
Maruf mengatakan, Ustaz Yusuf Mansur sudah dapat dipastikan akan bergabung dalam tim kampanye Jokowi - Maruf Amin. Meski demikian, Maruf Amin mengaku belum mengetahui posisi Ustaz Yusuf Mansur dalam tim kampanye itu.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
Polisi memeriksa 10 saksi dalam kasus dugaan kekerasan seksual Bripka E. Penyidik segera melimpahkan berkas perkara ke Kejari Wonogiri.
Kecelakaan maut terjadi di Jalan Jogja-Wates, Bantul, Sabtu pagi. Dua pengendara sepeda motor meninggal dunia setelah tertabrak bus.
Suzuki mulai menyerahkan XL7 terbaru kepada konsumen. Pesanan mencapai lebih dari 1.300 unit dalam 16 hari sejak diluncurkan.
PSS Sleman kembali menggelar uji coba tertutup pekan ini. Super Elja akan menghadapi salah satu tim Super League di DIY.
Badan Geologi meminta warga waspada setelah gempa NTT M7,7. Masyarakat diminta mengecek bangunan dan menjauhi tebing rawan longsor
Gempa M7,7 NTT mengganggu 200 BTS di 10 kabupaten dan kota. Kemkomdigi memantau pemulihan jaringan bersama operator seluler