Tribun GOR Satria Purwokerto Ambruk, 75 Penonton Jadi Korban
Tribun VIP GOR Satria Purwokerto ambruk saat Drift Speed Fest. Sebanyak 75 penonton luka-luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit.
llustrasi penjara./Harian Jogja
Harianjogja.com, BRASILIA- Brazil sedang mempersiapkan pemilihan umum. Partai Buruh Brazil pada Rabu mendaftarkan mantan presiden Luiz Inacio Lula da Silva, yang kini tengah menjalani hukuman penjara selama 12 tahun atas kasus korupsi, sebagai calon presiden.
Pada saat yang bersamaan, sekitar 10.000 pendukung Lula berunjuk rasa di depan gedung komisi pemilu di Brasilia dengan meneriakkan "Bebaskan Lula" dan "Lula untuk Presiden". Mereka menemani sejumlah anggota senior Partai Buruh untuk mendaftarkan kandidat hanya beberapa jam sebelum tenggat.
Para pengunjuk rasa mengenakan topeng bergambar Lula dan menyatakan bahwa sang mantan presiden adalah seorang tahanan politik, bukan terpidana korupsi.
Lula dinyatakan terbukti menerima suap dan juga tengah menjalani kasus pengadilan penyalah gunaan wewenang selama menjabat sebagai presiden.
Mantan pemimpin serikat buruh itu telah dipenjarakan sejak April lalu, namun namanya masih memimpin dalam sejumlah jajak pendapat. Tetapi status Lula sebagai terpidana suap membuat namanya sulit diloloskan oleh komisi pemilu (TSE) sebagai calon presiden.
Partai Buruh diperkirakan akan menggunakan sejumlah cara untuk menunda keputusan final pendaftaran Lula selama beberapa pekan mendatang.
Selain itu, mereka juga mendaftarkan mantan wali kota Sao Paulo, Fernando Haddad, sebagai wakil Lula. Haddad akan menggantikan Lula jika sang mantan presiden dilarang mengikuti pemilu.
"Orang-orang menduga nama Lula akan tenggelam dalam jajak pendapat, tapi yang terjadi justru sebaliknya. Dia masih memimpin dan akan diperkirakan akan menang," kata Haddad kepada para wartawan usai mendaftarkan diri.
"Jika rakyat berkehendak untuk memilih Lula, maka mereka berhak melakukannya," kata dia.
Sementara itu kelompok sayap kanan Gerakan Pembebasan Brazil (FBM) langsung meminta TSE untuk menolak pencalonan Lula karena kasusnya telah diputuskan oleh pengadilan tertinggi usai melalui proses banding.
Lula berkuasa di Brazil selama dua periode dari 2003 sampai 2010. Dia meninggalkan jabatannya dengan tingkat popularitas sebesar 87% karena berhasil membangun perekonomian dengan program-program sosial yang mengentaskan jutaan warga dari kemiskinan.
Namun popularitas itu turun akibat skandal korupsi partainya, yang kehilangan kekuasaan pada 2016 saat pengganti Lula dimakzulkan karena melanggar aturan anggaran.
Namun demikian, jajak pendapat menunjukkan bahwa sekitar 30% warga Brazil akan memilih Lula. Angka itu dua kali lipat lebih banyak dari pesaing terdekat dari sayap kanan, Jair Bolsonaro.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Tribun VIP GOR Satria Purwokerto ambruk saat Drift Speed Fest. Sebanyak 75 penonton luka-luka dan dirawat di sejumlah rumah sakit.
Harga Bright Gas resmi turun di DIY dan Pulau Jawa. Bright Gas 12 kg kini Rp220.000 dan 5,5 kg Rp103.000 per tabung mulai Juli 2026.
Profil Perry Warjiyo, ekonom asal UGM yang mengabdi sekitar 42 tahun di Bank Indonesia dan dikenal sebagai penggagas transformasi pembayaran digital melalui QRI
Subaru membentuk divisi khusus mobil sport untuk menghidupkan kembali DNA performa yang selama ini identik dengan WRX STI. Penggemar kini menanti gebrakan besar
Timnas Indonesia menghadapi Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026. John Herdman dan Nadeo Argawinata optimistis Garuda mampu membuka turnamen dengan k
Meta resmi meluncurkan Facebook Verified, fitur verifikasi akun gratis melalui video selfie. Simak cara mendapatkan lencana verifikasi dan perbedaannya dengan M