Anggaran Pendidikan 2027 Rp820,9 Triliun, Termasuk Rendah di ASEAN
Anggaran pendidikan RI 2027 mencapai Rp820,9 triliun. Simak perbandingan rasio pendidikan Indonesia dengan negara ASEAN.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/ Dok
Harianjogja.com, JAKARTA—Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menepis usulan penyelesaian konflik Ukraina dapat dibuat berdasarkan pakta yang mengakhiri Perang Korea 1950-1953 (membelah Korea menjadi dua bagian).
"Skenario kita sangat berbeda dengan yang terjadi di Semenanjung Korea. Di sana, perang berakhir tanpa perjanjian damai yang final... Bisa jadi kita juga tidak akan memiliki dokumen akhir yang final untuk mengakhiri perang," katanya.
"Itulah sebabnya beberapa orang, seperti Presiden Prancis [Emmanuel] Macron, mengatakan bahwa jaminan keamanan tidak perlu menunggu perang berakhir,"kata Zelenskyy seperti dikutip oleh surat kabar Ukraina Glavkom, Sabtu (20/9).
Menurut Zelenskyy, gencatan senjata merupakan langkah yang sudah cukup untuk memberikan jaminan keamanan. Menurutnya tidak ada yang mempertimbangkan skenario Korea atau Finlandia, atau skenario lainnya. "Kami akan mendapatkan apa yang akan kami dapatkan," ujarnya.
BACA JUGA: Mendikti Brian Minta Kampus Harus Bermitra dengan Masyarakat dan Pemda
Seperti diketahui, Korea Utara dan Korea Selatan secara resmi masih berperang, karena Perang Korea berakhir dengan gencatan senjata, alih-alih perjanjian damai.
Namun, ada Zona Demiliterisasi membentang di sepanjang garis lintang 38 derajat, membagi Semenanjung Korea menjadi dua bagian yang kurang lebih sama besar.
Sebagaimana diwartakan, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa gencatan senjata jangka pendek hanya akan memberi pasukan Ukraina waktu untuk berkumpul kembali dan mempersenjatai diri.
Putin berpendapat bahwa kesepakatan damai jangka panjang harus didasarkan pada "penghormatan terhadap kepentingan sah semua orang dan semua bangsa yang tinggal di kawasan tersebut."
Sebelumnya, Zelenskyy mengatakan siap bertemu dengan Trump dan Putin dalam format trilateral atau bilateral tanpa prasyarat, tetapi mengesampingkan kemungkinan pertemuan digelar di Moskow.
"Saya siap bertemu dengan Presiden Trump dan Putin secara trilateral atau bilateral ... Saya siap bertemu tanpa syarat apa pun," kata Zelenskyy dalam wawancara dengan stasiun televisi Inggris Sky News yang disiarkan pada Selasa (16/9).
Namun, Zelenskyy mengatakan bahwa ia tidak berniat pergi ke Moskow untuk bernegosiasi, tetapi terbuka untuk mempertimbangkan usulan pertemuan di negara lain mana pun kecuali Rusia, seraya mengatakan bahwa "ada banyak usulan yang tersedia." Mengenai gencatan senjata, Zelenskyy mengatakan bahwa Ukraina juga telah siap untuk membahas hal tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Anggaran pendidikan RI 2027 mencapai Rp820,9 triliun. Simak perbandingan rasio pendidikan Indonesia dengan negara ASEAN.
Jadwal SIM Keliling Jogja Rabu 19 Agustus 2026 digelar di Alun-Alun Kidul. Simak lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Gunung Ibu, Lewotobi Laki-laki dan Semeru erupsi Selasa malam. Ibu berstatus Waspada, sedangkan dua lainnya Siaga.
Tol Probolinggo-Banyuwangi Seksi 1 dan 2 rampung 100%, tetapi belum beroperasi. Simak alasan dan proses yang masih harus diselesaikan.
Prakiraan cuaca DIY Rabu 19 Agustus 2026 didominasi berawan. Kulon Progo berpotensi udara kabur dan suhu Jogja mencapai 32 derajat.
Jadwal SIM Keliling Gunungkidul 19 Agustus 2026 hadir di Sambipitu. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.