Advertisement
Mendikdasmen Galakkan Gerakan Pagi Ceria di Sekolah, Ini Konsepnya
Mendikdasmen Abdul Muti. - Dok. Muhammadiyah
Advertisement
Harianjogja.com, KUDUS—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menggalakkan penerapan Gerakan Pagi Ceria di sekolah-sekolah sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter bagi peserta didik.
"Kegiatan morning assembly atau pagi ceria ini bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti di Kudus, Jawa Tengah, Selasa, saat mengunjungi SMA Negeri 1 Kudus dalam rangka meninjau pelaksanaan Gerakan Pagi Ceria, Selasa (7/10/2025).
Advertisement
Kegiatan pagi ceria ini dijalankan sebelum kegiatan belajar dimulai. Ada tiga kegiatan utama yaitu senam Anak Indonesia Hebat, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan berdoa bersama sebelum masuk kelas
Melalui nyanyian Indonesia Raya, Mendikdasmen berharap bisa tumbuh rasa cinta Tanah Air, melalui senam bisa terbangun kebugaran jasmani dan rohani, dan melalui doa ditanamkan nilai spiritualitas dalam diri siswa.
BACA JUGA
Selain itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari usaha bersama untuk memperkuat pendidikan karakter, selain Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dicanangkan sejak Desember 2024.
Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat terdiri atas tujuh kegiatan positif yang ditanamkan sejak dini yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, makan sehat dan bergizi, bermasyarakat, serta tidur tepat waktu.
Ia menegaskan Gerakan Pagi Ceria dan Tujuh Kebiasaan Anak Hebat menjadi bagian dari gerakan nasional penguatan pendidikan karakter dan pembentukan kebiasaan hidup sehat di sekolah.
Kegiatan tersebut bagian dari gerakan baru untuk membangun penguatan pendidikan karakter dan kebiasaan hidup yang sehat. Pemerintah ingin anak-anak Indonesia punya jasmani yang sehat, rohani yang kuat, kemampuan akademik yang baik, dan akhlak yang mulia.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengapresiasi semangat siswa SMA Negeri 1 Kudus yang dinilainya sangat antusias mengikuti kegiatan. Apalagi, SMA Negeri 1 Kudus merupakan salah satu sekolah negeri tertua di Kudus dengan beragam prestasi di bidang akademik, olahraga, dan budaya.
Sebelumnya Abdul Mu'ti juga berinteraksi dengan para siswa. Bila siswa mampu menjawab dengan benar, siswa mendapatkan hadiah tas sekolah dan perlengkapan sekolah.
Mendikdasmen juga mendapatkan hadiah lukisan dirinya dari salah satu siswi. Sedangkan siswa lainnya menyumbangkan lagu karya Iwan Fals berjudul Ibu dan Laskar Pelangi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Deadline LHKPN 31 Maret: 96.000 Pejabat Belum Lapor Harta Kekayaan
- Panic Buying di Jepang, Tisu Toilet Ludes Dipicu Konflik Timur Tengah
- Imbas Kasus Aktivis KontraS, Kabais TNI Serahkan Jabatan
- Krisis Pupuk Global Mengintai, Petani Indonesia Terancam
- Respons Yaqut Cholil Qoumas Seusai Diperiksa KPK Hari Ini
Advertisement
Malioboro Membeludak, Wisatawan Dialihkan ke Kotagede dan Kotabaru
Advertisement
Bioskop Nyaman Rp5 Ribu di Museum Sonobudoyo Masih Sepi Peminat
Advertisement
Berita Populer
- Rabu Tak Lagi ke Kantor, ASN di Jatim Mulai WFH Rutin
- Performa Motor Tetap Terjaga Ini Cara Honda Edukasi Pengendara
- Duel Remaja di Pakualaman Jogja Terbongkar, Dua Pelajar Luka Parah
- Sering Dianggap Wajar Kebiasaan Ini Diam-Diam Menguras Energi
- Pemeriksaan Yaqut Berlanjut Setelah Kembali ke Rutan KPK
- WFH Nasional Mulai Dibahas, Ini Kata Kemendagri
- Puluhan Telur Piton Ditemukan di Selokan Permukiman Warga Gunungkidul
Advertisement
Advertisement







