Korupsi Migas, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Divonis 6 Tahun
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Mendikdasmen Abdul Muti. /Dok. Muhammadiyah
Harianjogja.com, KUDUS—Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menggalakkan penerapan Gerakan Pagi Ceria di sekolah-sekolah sebagai bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter bagi peserta didik.
"Kegiatan morning assembly atau pagi ceria ini bagian dari upaya memperkuat pendidikan karakter di lingkungan sekolah," kata Mendikdasmen Abdul Mu'ti di Kudus, Jawa Tengah, Selasa, saat mengunjungi SMA Negeri 1 Kudus dalam rangka meninjau pelaksanaan Gerakan Pagi Ceria, Selasa (7/10/2025).
Kegiatan pagi ceria ini dijalankan sebelum kegiatan belajar dimulai. Ada tiga kegiatan utama yaitu senam Anak Indonesia Hebat, menyanyikan lagu Indonesia Raya, dan berdoa bersama sebelum masuk kelas
Melalui nyanyian Indonesia Raya, Mendikdasmen berharap bisa tumbuh rasa cinta Tanah Air, melalui senam bisa terbangun kebugaran jasmani dan rohani, dan melalui doa ditanamkan nilai spiritualitas dalam diri siswa.
Selain itu, kegiatan tersebut merupakan bagian dari usaha bersama untuk memperkuat pendidikan karakter, selain Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang dicanangkan sejak Desember 2024.
Program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat terdiri atas tujuh kegiatan positif yang ditanamkan sejak dini yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, gemar belajar, makan sehat dan bergizi, bermasyarakat, serta tidur tepat waktu.
Ia menegaskan Gerakan Pagi Ceria dan Tujuh Kebiasaan Anak Hebat menjadi bagian dari gerakan nasional penguatan pendidikan karakter dan pembentukan kebiasaan hidup sehat di sekolah.
Kegiatan tersebut bagian dari gerakan baru untuk membangun penguatan pendidikan karakter dan kebiasaan hidup yang sehat. Pemerintah ingin anak-anak Indonesia punya jasmani yang sehat, rohani yang kuat, kemampuan akademik yang baik, dan akhlak yang mulia.
Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengapresiasi semangat siswa SMA Negeri 1 Kudus yang dinilainya sangat antusias mengikuti kegiatan. Apalagi, SMA Negeri 1 Kudus merupakan salah satu sekolah negeri tertua di Kudus dengan beragam prestasi di bidang akademik, olahraga, dan budaya.
Sebelumnya Abdul Mu'ti juga berinteraksi dengan para siswa. Bila siswa mampu menjawab dengan benar, siswa mendapatkan hadiah tas sekolah dan perlengkapan sekolah.
Mendikdasmen juga mendapatkan hadiah lukisan dirinya dari salah satu siswi. Sedangkan siswa lainnya menyumbangkan lagu karya Iwan Fals berjudul Ibu dan Laskar Pelangi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Eks Dirut Pertamina Patra Niaga divonis 6 tahun penjara dalam kasus korupsi migas Rp25 triliun. Simak fakta lengkapnya di sini.
Persis Solo berada di ujung degradasi BRI Super League 2025/2026. Dua laga terakhir menjadi penentu nasib Laskar Sambernyawa.
Penelitian AAA mengungkap cuaca panas dan dingin ekstrem dapat memangkas jarak tempuh mobil listrik dan hybrid.
Info lengkap SPMB DIY 2026. Simak syarat masuk TK, SD, SMP, SMA/SMK negeri, jadwal aktivasi PIN, hingga prosedur pendaftaran online bagi warga Yogyakarta.
Demi Moore menegaskan AI tidak akan pernah menggantikan jiwa seni dalam konferensi pers Cannes Film Festival 2026.
Timnas Indonesia akan menghadapi Oman dan Mozambik pada FIFA Matchday Juni 2026 untuk mendongkrak ranking FIFA.