Advertisement
Wujud Kemarahan pada AS, India Akan Pasang Tarif Lebih Tinggi terhadap Produk AS
Presiden Joko Widodo (kanan) dan Perdana Menteri India Narendra Modi di sela-sela mengunjungi pameran layang-layang, di Monas, Jakarta, Rabu (30/5/2018). - Setpres
Advertisement
Harianjogja.com, NEW DELHI – Sebagai wujud kemarahan pada Amerika Serikat yang menolak untuk membebaskan barang-barang dari India pada kebijakan tarif impor baru yang disusun oleh administrasi Presiden Donald Trump, Pemerintah India berencana mengenakan tarif yang lebih tinggi pada sejumlah barang yang diimpor dari Amerika Serikat. Rencana tersebut ditargetkan dapat diimplementasikan pada September 2018.
Alhasil, India pun memutuskan untuk meningkatkan pajak impor pada beberapa produk AS yang selama ini masuk ke negara tersebut seperti biji almond, biji kenari, dan apel. India sempat berencana mengimplementasikan kebijakan tersebut pada awal Agustus ini, tetapi menundanya hingga bulan depan.
Advertisement
Ketegangan hubungan perdagangan antara negara perekonomian terbesar pertama dan ketiga dunia tersebut mulai memanas sejak masa kepemimpinan Presiden Donald Trump.
India mencatat nilai perdagangan bilateral AS dan India meningkat hingga US$115 miliar pada 2016. Kendati demikian, administrasi Trump berambisi menekan nilai tersebut menjadi defisit US$31 miliar pada perdagangan dengan India.
BACA JUGA
Sebagaimana diketahui, tensi perang dagang yang dipicu AS yang semula membidik impor baja dan aluminium Tiongkok, semakin meluas dengan aksi balas penaikan tarif kedua Negara tersebut.
Bahkan perang dagang itu melibatkan Uni Eropa dan memicu kekhawatiran perdagangan global yang semakin luas. Salah satunya India yang ikut merancang tarif lebih tinggi until impor produk dari AS.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Reuters/Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Jalur Trans Jogja, Tujuan ke Sleman Bantul dan Keliling Tempat Wisata
Advertisement
Malaysia Perkenalkan Panda Raksasa Baru Chen Xing dan Xiao Yue
Advertisement
Berita Populer
- Butuh Dana? JHT BPJS Bisa Dicairkan Meski Masih Bekerja
- Ikuti Jejak Zlatan, Ajax Segera Rekrut Maximilian Ibrahimovic
- Chen Zhi Diekstradisi, China Perketat Perburuan Penipu Siber
- Britney Spears Tutup Panggung AS, Ungkap Alasan Trauma Pribadi
- Penonton PSIM Jogja Belum Maksimal, Pemasukan Klub Terdampak
- Stellantis Suntik Mati Jeep Wrangler 4xe Mulai 2026
- Viral Kucing Dibuang ke Tong Sampah, Kopi Eyang Minta Maaf
Advertisement
Advertisement



