New York Dukung Jakarta Terbitkan Obligasi Rp5,6 Triliun
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Ilustrasi. /Antaranews-Ridwan Triatmodjo
Harianjogja.com, JOGJA- Kekerasan seksual di India seolah tak ada habisnya. Hanya karena curiga pasangannya berselingkuh, seorang suami tega menghabisi istrinya dengan cara keji.
Suresh Miri, tentara India yang bertugas di Chhattisgarh, memukuli dan menyetrum istrinya hingga tewas. Aksi keji lelaki berusia 33 tahun itu hanya gara-gara ia mencurigai sang isteri berselingkuh.
Alhasil, seperti diberitakan NDTV, Kamis (19/7/2018), Suresh yang bertugas sebagai juru basak di batalyon ke-6 CAF distrik Dantewada, tersebut ditangkap aparat kepolisian.
“Dia ditangkap di distrik Mungeli, saat ia membawa mayat istrinya, Laxmi, 27 setelah diduga dibunuhnya,” kata Asisten Subinspektur Polisi Sargaon, Paras Ram Jagat.
Saat diinterogasi, Suresh akhirnya mengakui membunuh istrinya setelah terlibat pertengkaran hebat dengan Laxmi lantaran cemburu buta.
Kepada polisi ia menuturkan, pembunuhan itu terjadi pada Rabu (18/7/2018), di rumah mereka, kompleks Bhatapara, sekitar 80 kilometer dari ibu kota negara bagian Raipur.
“Ketika istrinya mencuci pakaian di kamar mandi, pelaku masuk dan memukulinya. Akibatnya, Laxmi pingsan. Saat pingsan, pelaku menyetrum alat kelamin Laxmi memakai kabel yang teraliri listrik sehingga korban tewas,” jelas Paras.
Suresh mengakui, menyetrum kemaluan sang istri untuk menutupi jejak penganiayaannya. Kepada mertuanya, ia mengklaim Laxmi meninggal karena sakit.
Namun, mertuanya tak memercayai klaim Suresh. Setelah mertua Suresh memeriksa tubuh Laxmi, mereka mencurigai putrinya dibunuh suami.
Seusai menerima laporan orang tua Laxmi, polisi bergerak cepat dan langsung menangkap Suresh. Sementara dinas ketentaraan tempat Suresh bekerja belum memberikan pernyataan apa pun mengenai kasus tersebut.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara
New York mendukung rencana Jakarta menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027 untuk membiayai pembangunan infrastruktur.
Kevin Diks meminta Timnas Indonesia tetap fokus dan tak terbawa emosi saat menghadapi Thailand di final FIFA ASEAN Cup 2026.
Densus 88 menangkap 11 tersangka dugaan terorisme di enam provinsi. Penyidik menemukan keterhubungan jaringan melalui pertemuan daring.
Gempa Sumba Barat Daya M6,1 merusak 20 rumah dan sejumlah fasilitas. Satu orang luka, 173 personel disiagakan untuk penanganan.
Hari Jadi Gunungkidul ke-196 mengusung tema Gayeng Guyub, Waras Ragane, Tentrem Atine dengan pesan kebersamaan dan kemandirian daerah.
Google menguji pusat data AI di luar angkasa lewat Project Suncatcher dengan membawa empat chip TPU ke orbit.