Advertisement
Kawanan Monyet Liar Berkeliaran, Serang warga di Bekasi
Monyet liar - Antara
Advertisement
Harianjogja.com, BEKASI - Kawanan monyet liar berkeliaran d Bekasi, Jawa Barat dan melukai warga.
Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Bekasi, Jawa Barat, akan berkoordinasi dengan Dinas Pemadam Kebakaran untuk mengevakuasi kawanan monyet liar yang meresahkan warga perumahan setempat.
Advertisement
"Tugas penyelamatan, termasuk menangkap hewan seperti ular, monyet, dan sebagainya adalah ranah Dinas Pemadam Kebakaran agar ke depannya tidak menyerang warga kembali," kata Kepala Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Pertanian dan Perikanan, Kota Bekasi, Satia Sriwijayanti, di Bekasi, Sabtu (23/6/2018).
Satia Sriwijayanti mengatakan, pihaknya telah menjalin koordinasi dengan petugas Dinas Pemadam Kebakaran untuk segera dikerahkan ke lapangan.
BACA JUGA
Menurut dia, penangkapan hewan berada di bidang penyelamatan dinas tersebut untuk segera menanggulanginya.
Hal itu dikatakannya setelah mendapat informasi terkait keberadaan tiga monyet liar jenis beruk yang menyerang dan melukai dua anggota petugas keamanan di Perumahan Pondok Mitra Lestari dalam sepekan terakhir.
Korban masing-masing bernama Abdul Aziz, 30 petugas satpam RT03 dan Daya Satpam RW13 PML, Kelurahan Jatirasa, Kecamatan Jatiasih.
Kedua korban dilaporkan menderita luka gigitan dengan kedalaman dua centimeter dan empat jahitan medis di bagian lengannya.
Menurut Satia, perilaku hewan yang menyerang manusia biasanya dipicu oleh dua faktor, yakni terusik dan lapar.
"Hewan akan melakukan pertahanan dengan menyerang lawan jika terusik dengan makhluk lain. Begitu juga saat kondisi lapar, hewan akan menyerang makhluk lain demi mendapatkan makanan tersebut," katanya.
Terkait korban, ia menilai tindakan yang dilakukan klinik setempat dengan memberi korban antitetanus sudah tepat.
"Kepada korban, saya mengimbau agar ikuti saran dokter klinik, karena mereka yang paham kondisi pasien. Bila dirasa perlu, dirujuk ke RSUD Kota Bekasi, mereka tentu akan menyarankan ke sana," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Antara
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bentrok Pakistan-Afghanistan Memanas, PBB Serukan Jalur Diplomasi
- Pengamat Dorong THR Dibayar H-14, Ini Alasannya
- 869 Ribu PBI JKN Aktif Lagi, Mensos Ungkap Skema Reaktivasi
- YouTuber Korea Klaim Dirinya Yesus, Raup Donasi Rp587 Miliar
- Bansos PKH dan BPNT Kuartal I 2026 Cair 90 Persen, Total Rp20 Triliun
Advertisement
Cegah Kerusakan Ekosistem, DKP Bantul Musnahkan Ikan Alligator
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kasus Narkoba Bima, Bareskrim Polri Buru DPO Koko Erwin
- 869 Ribu PBI JKN Aktif Lagi, Mensos Ungkap Skema Reaktivasi
- Survei Jalur Mudik DIY, 90 Persen Jalan Mantap namun Masih Ada Lubang
- PSIM Jogja Waspadai Efek Pelatih Baru PSBS di Tengah Jadwal Padat
- Skor Thailand vs Malaysia 8-0, Indonesia ke Semifinal AFF Futsal Putri
- Pengamat Dorong THR Dibayar H-14, Ini Alasannya
- Pemkab Sleman Perkuat Intervensi Kemiskinan hingga Tingkat Kapanewon
Advertisement
Advertisement








