Laba Pertamina Tembus Rp55,2 Triliun pada 2025, Ini Pendorongnya
Pertamina membukukan laba bersih Rp55,2 triliun sepanjang 2025. Kinerja ditopang sektor hulu, hilir, gas, hingga energi rendah karbon.
Ilustrasi buaya./JIBI
Harianjogja.com, MEDAN- Kemunculan sejumlah buaya bikin geger warga Medan, Sumatra Utara.
Warga di sekitar bantaran Sungai Deli, Kelurahan Sukaraja, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Sumatra Utara mendadak heboh dengan kemunculan tiga buaya. Ketiga reptil terlihat berkeliaran di aliran sungai yang membelah Kota Medan itu, sejak Rabu (6/6/2018).
Warga pun sempat mengabadikan foto ketiga buaya itu dengan kamera ponsel mereka.
Seorang warga, Wage,45 mengatakan, mereka melihat tiga ekor buaya sedang berjemur di pinggir sungai. Melihat buaya tersebut warga heboh dan mencoba menangkap buaya tersebut.
"Semalam tiba-tiba kami lihat ada buaya. Terkejut warga di sini kemudian kami coba menangkap tapi dia lari,"katanya Kamis (7/6/2018).
Wage mengungkapkan bahwa selain mencoba menangkapnya, warga juga mencoba menembak buaya tersebut dengan senapan angin. "Karena takut, ada warga yang menembaknya dengan senapan angin dan kena tubuhnya. Tapi, masuk ke air dan dicari tidak ada lagi," ungkapnya.
Hal yang sama juga diutarakan oleh Ferry yang juga merupakan warga sekitar menuturkan bahwa warga menjadi cemas melihat adanya beberapa ekor buaya yang ditemukan warga.
"Karena ada buaya ini warga pun jadi cemas dan takut untuk ke sungai," tuturnya.
Warga berharap kepada pihak bersangkutan untuk menangkap buaya tersebut karena takut akan terjadi hal yang tidak diinginkan. "Kami berharap petugas yang menangkap buaya itu. Karena sudah puluhan tahun bahkan baru kali ini terlihat ada buaya," pungkasnya.
Saat ini personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan bersama petugas dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Utara, tengah menyusuri sungai untuk menemukan buaya tersebut. Untuk sementara, warga pun diminta menjauhi kawasan bantaran sungai.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Okezone
Pertamina membukukan laba bersih Rp55,2 triliun sepanjang 2025. Kinerja ditopang sektor hulu, hilir, gas, hingga energi rendah karbon.
Gempa DIY membuat perjalanan kereta sempat dihentikan sementara. KAI Daop 6 memastikan seluruh operasional kereta kini kembali normal dan aman.
Jadwal KRL Solo-Jogja hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Palur hingga Yogyakarta. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.
Alumni FHUI 1991 menggelar reuni di Bantul dengan menanam pohon bersama lansia dan ABK sebagai legacy bagi lingkungan dan masyarakat.
Polda DIY membangun sumur bor dan menyalurkan air bersih bagi sekitar 550 warga Gunungkidul dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
Jadwal KRL Jogja-Solo hari ini Minggu 28 Juni 2026 lengkap dari Yogyakarta hingga Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali perjalanan.