Advertisement
Ini yang Dilakukan Presiden Jokowi untuk Jaga Iklim Usaha Tanah Air
Joko Widodo - JIBI/Harianjogja
Advertisement
Harianjogja.com, JAKARTA -Untuk menjaga iklim usaha di Tanah Air, Presiden Joko Widodo akan menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas keamanan nasional.
Komitmen itu disampaikan oleh Presiden Jokowi di Kantor Kepresidenan, Jakarta, saat memberikan sambutan dalam rapat terbatas Lanjutan Pembahasan Kebijakan Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal Tahun 2019.
Advertisement
"Saya minta agar kita tetap fokus menjaga stabilitas keamanan sehingga suhu kerja untuk perbaikan kesejahteraan penurunan kemiskinan serta menciptakan lapangan pekerjaan terus dapat kita teruskan, percepat, dan perbaiki," katanya, Selasa (15/5/2018).
Seperti diketahui, dalam sepekan terakhir, Indonesia diguncang oleh aksi teror di Depok dan Surabaya. Peristiwa ini bahkan tidak hanya menyasar masyarakat sipil, tapi juga aparat keamanan.
BACA JUGA
Meskipun demikian, teror demi teror yang terjadi terbukti gagal mengoyak pasar karena justru tidak berpengaruh signifikan terhadap pasar saham dan nilai tukar rupiah. Sebaliknya, secara mengejutkan transaksi saham yang terjadi di Jawa Timur (Jatim) menjadi yang terbesar kedua setelah Jabodetabek.
Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati juga optimistis kondisi perekonomian tetap stabil meskipun didera aksi bom.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Sumber : Bisnis Indonesia
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Survei Jalur Mudik DIY, 90 Persen Jalan Mantap namun Masih Ada Lubang
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Perbaikan 11 Ruas Jalan dan 3 Jembatan Sleman Diperbaiki Usai Lebaran
- Duel Hidup-Mati Atalanta vs Dortmund di Play-off Liga Champions
- Bulog Pastikan Harga Beras dan Minyakita di DIY Stabil Jelang Lebaran
- Sri Purnomo Bantah Dana Hibah Pariwisata untuk Pilkada
- Guru Besar UII Dukung Aksi Mahasiswa Tagih Janji Reformasi Polri
- Cuaca DIY 26-28 Februari, BMKG Wanti-wanti Hujan Lebat
- THR ASN Bantul Belum Cair, Pemkab Masih Tunggu Aturan Pusat
Advertisement
Advertisement








