Advertisement

Sebuah Sekolah di Surabaya Diduga Lakukan Kecurangan UNBK SMP, Komputer dan Ponsel Milik Teknisi Disita

Newswire
Jum'at, 27 April 2018 - 12:17 WIB
Nina Atmasari
Sebuah Sekolah di Surabaya Diduga Lakukan Kecurangan UNBK SMP, Komputer dan Ponsel Milik Teknisi Disita Ilustrasi persiapan UNBK. - Solopos/M. Ferri Setiawan

Advertisement

Harianjogja.com, SURABAYA- Ujian Nasional Berbasis Kompetensi (UNBK) tingkat Sekolah Menegah Pertama (SMP) di Surabaya diduga diwarnai kecurangan.

Pemerintah Kota Surabaya memproses secara hukum adanya indikasi kecurangan tersebut.

Advertisement

Kepala Dinas Pendidikan Surabaya M Ikhsan, di Surabaya, Jumat (27/4/2018), mengatakan pihaknya mengaku menemukan adanya kejanggalan pada pelaksanaan UNBK SMP/MTs di salah satu sekolah Negeri Surabaya.

"Kami coba datangi sekolah tersebut untuk mengamankan komputer dan ponsel dari teknisi," katanya.

Menurut dia, adanya kecurangan pada pelaksanaan UNBK tersebut, bukanlah sebuah kebocoran soal. Namun, ada indikasi akses illegal yang dilakukan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Ia juga belum bisa memastikan apakah soal ujian yang diakses secara illegal tersebut yang benar diujikan. "Di sekolah tersebut, terdapat 30-an komputer. Tapi yang diakses oleh teknisi ada lima komputer. Kemudian soal itu difoto oleh teknisi dan diinfokan oleh pihak ketiga dari luar," katanya.

Untuk itu, lanjut dia, pihaknya telah melaporkan adanya dugaan kecurangan UNBK tersebut ke Polrestabes Surabaya dengan harapan agar segera persoalan tersebut bisa diproses hukum.

Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyayangkan kejadian tersebut karena pelaksaaan UNBK SMP/MTs yang seharusnya dilaksanakan dengan kejujuran namun ditunggangi oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Ia mengatakan adanya indikasi kebocoran di salah satu SMP negeri diketahui dari peserta ujian yang seharusnya melaksanakan pada sesi pertama (pagi), namun malah melakukan pada sesi ke tiga (sore).

"Mestinya anak-anak itu mengikuti ujian sesi satu, tapi malah dipindah ke sesi tiga. Kami temukan adanya kejanggalan," katanya.

Sementara itu, Kapolres Surabaya Kombes Pol Rudi Setiawan mengatakan pihaknya akan menyelidiki dugaan kecurangan dalam UNBK di salah satu SMP negeri di kawasan Surabaya Utara.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Sumber : Antara

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terkait

Video Terbaru

Berita Lainnya

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

DPMPTSP Bantul Pasang Target Investasi Rp475,52 Miliar pada 2026

DPMPTSP Bantul Pasang Target Investasi Rp475,52 Miliar pada 2026

Bantul
| Rabu, 28 Januari 2026, 10:07 WIB

Advertisement

Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia

Peta Global Situs Warisan Dunia Unesco dari Eropa hingga Asia

Wisata
| Selasa, 27 Januari 2026, 13:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement