Warga Kelas Menengah Menyusut dan Daya Beli Kian Tertekan, Ini Penyebabnya
Sebanyak 1,2 juta warga Indonesia turun dari kelas menengah pada 2025. Simak penyebab, data terbaru, dan tanda tekanan finansial.
Presiden Joko Widodo /ANTARA-Wahyu Putro A
Harianjogja.com, JAKARTA-Nama calon wakil presiden untuk mendampingi Jokow Widodo sudah dikantongi pengurus partai Nasdem. Kira-kira siapa ya?
Sekretaris Jenderal DPP Partai Nasdem Jhonny G Plate menegaskan bahwa Joko Widodo sudah mengantongi nama calon wakil presiden untuk mendampinginya pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2019. Namun, nama itu masih menunggu momentum yang tepat untuk diumumkan.
"Saat ini sudah ada nama calon wakil presiden di Jokowi dan akan diumumkan pada saat yang tepat," kata Jhonny di Jakarta, Jumat (13/4/2018).
Dia tidak mempermasalahkan apabila ada partai politik yang memasangkan kadernya sebagai cawapres Jokowi bahkan hingga membentuk relawan khusus.
Hal itu menurut dia merupakan bagian dari dinamika politik menjelang Pilpres 2019, tetapi setelah Jokowi mengumumkan cawapres, maka semua partai politik pengusung dan pendukungnya harus mengikuti keputusan tersebut.
"Yang penting setelah diumumkan, Jokowi akan berbicara dengan partai pengusung misalnya PKB kalau partai tersebut jadi salah satu parpol pengusung," ujarnya.
Jhonny yang juga menjadi Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI itu menjelaskan parpol yang telah mendeklarasikan diri sebagai pendukung Jokowi sebagai capres 2019-2024, saat ini semuanya solid.
Dia mengatakan Nasdem menyerahkan sepenuhnya figur cawapres kepada Jokowi namun harus memenuhi syarat-syarat yang berkaitan erat dengan elektoral Pilpres 2019.
"Misalnya mampu mendukung peningkatan elektabilitas, memiliki \'chemistry\' yang kuat dengan Jokowi, punya komitmen menyelesaikan pemerintahan hingga akhir periode," katanya.
Dia menjelaskan terkait waktu pengumuman cawapres Jokowi, akan dilihat dahulu apakah betul Gerindra jadi membangun koalisi dengan partai-partai yang ramai dibicarakan.
Karena itu menurut dia, parpol pendukung Jokowi enggan terburu-buru mengumumkan sosok cawapres tersebut.
"Ini ibarat nonton Liga Champion, lihat dulu komposisi \'line up\' lawan seperti apa, lalu kami siapkan pasangan dan timnya. Sama halnya dengan Pilpres, kami ingin lihat apa benar Gerindra bisa membentuk koalisi untuk mengusung Prabowo," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Sebanyak 1,2 juta warga Indonesia turun dari kelas menengah pada 2025. Simak penyebab, data terbaru, dan tanda tekanan finansial.
Polda DIY menggelar Operasi Patuh Progo 2026 pada 26 Oktober–8 November dengan sasaran 12 pelanggaran lalu lintas prioritas.
Polisi menangkap suami siri dalam kasus dugaan pembunuhan ibu dan anak asal Bogor di Madiun. Penyidik masih mendalami motif dan mencari jasad korban.
BPS mencatat harga beras medium dan premium naik 0,16% pada pekan keempat Oktober 2026. Harga premium nasional melampaui HET semua zona.
Magelang Flower Festival 2026 berlangsung 25 Oktober–1 November dengan pameran tanaman hias, kontes, city tour gratis, dan Magelang Ethno Carnival.
DPRD Sleman menekankan pola asuh, pemenuhan gizi, sanitasi, dan layanan kesehatan untuk mendukung tumbuh kembang anak serta mencegah stunting.