Mudik Lebaran 2018, Hindari Penggunaan Motor
Masyarakat diajak untuk tidak menggunakan sepeda motor untuk mudik ke kampung halaman saat Lebaran 2018.
Peti mati berisi jenazah besan Presiden, Didit Supriyadi dibawa ke mobil jenazah, Rabu (4/4/2018) pukul 11.00 WIB. (Solopos-Irawan Sapto Adhi)
Harianjogja.com, BANJARSARI -- Besan Presiden Jokowi, Ignatius Didit Supriyadi meninggal dunia pada Selasa (3/4/2018). Jenazah dimakamkan pada Rabu (4/4/2018) ini. Sebelum dimakamkan digelar prosesi misa sebagai wujud doa untuk almarhum.
Sebelum dimakamkan di TPU Purwoloyo, Kelurahan Pucangsawit, Jebres, jenazah besan Presiden Jokowi, Ignatius Didit Supriyadi didoakan dalam misa pemberkatan jenazah di rumah duka di Harmony 2 Kutai Residence, Jl. Kutai Barat 8 RT 004/RW 016, Kelurahan Sumber, Banjarsari, Rabu mulai pukul 10.00 WIB.
Presiden Jokowi tak hadir dalam misa tersebut. Presiden dikabarkan langsung kembali ke Jakarta pada Selasa (3/4/2018) malam, setelah menghadiri ibadat pemberkatan jenazah Didit. Namun, Ibu Negara Iriana Jokowi masih berada di Solo dan tampak menghadiri acara misa pemberkatan jenazah. Anak sulung Presiden yang menjadi menantu Didit, Gibran Rakabuming Raka hadir di rumah duka. Mengenakan kemeja putih, dia menyalami para pelayat yang datang mewakili keluarga Didit.
Wali Kota Solo F.X. Hadi Rudyatmo, turut hadir di rumah duka. Dia menyampaikan sambutan mewakili Pemkot Solo. Setelah menyampaikan sambutan bela sungkawa, Wali Kota lantas menyerahkan akta kematian Didit Supriyadi. Penyerahan akta kematian berikut juga KK dan KTP dengan data terbaru untuk istri Didit, Fransiska Sri Partini tersebut sebagai bagian dari program Bela Sungkawa Kirim Akta Kematian (Besuk Kiamat).
"Ini program kami yang sudah berjalan sejak September 2017. Setiap ada warga Solo yang meninggal, kami datangi keluarganya untuk diberi akta kematian. Jadi keluarga enggak perlu ke Balai Kota. Masa sedang berduka mengurus ke balai kota. Program ini menyasar semua warga Solo tanpa terkecuali. Yang di Tiongting, di rumah, di masjid dan lain sebagainya, kami datangi untuk diberikan akta kematian dan dokumen kependudikan lain yang telah diperbaharui," kata Rudy saat ditemui wartawan di rumah duka, Rabu siang.
Sementara itu, Rudy mengaku mengenal sosok Didit Supriyadi sebagai orang yang baik. Menurut Rudy, Didit yang sama-sama memiliki keyakinan Katolik tersebut rajin berangkat ke gereja. Hal itu bisa dibuktikan juga dari kedatangan seorang pastur yang memimpin langsung misa pemberkatan jenazah kali ini. Berdasarkan pantauan Solopos.com, misa pemberkatan jenazah berakhir pukul 11.00 WIB. Jenazah kemudian dibawa mobil jenazah ke TPU Purwoloyo, Kelurahan Pucangsawit, Jebres untuk dimakamkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Solopos
Masyarakat diajak untuk tidak menggunakan sepeda motor untuk mudik ke kampung halaman saat Lebaran 2018.
Shakira memenangkan kasus pajak di Spanyol setelah delapan tahun. Pengadilan memerintahkan pengembalian dana Rp1,1 triliun.
Arema FC memburu kemenangan atas PSIM Jogja pada laga terakhir Super League 2025/2026 demi memperbaiki posisi klasemen.
MotoGP Catalunya 2026 diwarnai penalti tekanan ban yang membuat Joan Mir kehilangan podium dan mengubah klasemen sementara.
Pemkot Jogja mulai menyiapkan guru dan menggandeng kampus menyambut kebijakan Bahasa Inggris wajib di SD mulai 2027.
Xiaomi membatalkan proyek ponsel ultra-tipis Xiaomi 17 Air karena tak ingin mengorbankan performa, baterai, dan kualitas pengguna.