Advertisement
HUKUMAN MATI : Sedang Hamil, Kurir Narkoba Divonis Penjara Seumur Hidup
Advertisement
Hukuman mati yang dituntutkan kepada kurir narkoba internasional yang tertangkap di Sleman urung diputus, dan hakim lebih memilih hukuman enjara seumur hidup
Harianjogja.com, SLEMAN-Kurir narkoba asal Bandung, Tuti Herawati, 34, dijatuhkan hukuman seumur hidup oleh Pengadilan Negeri (PN) Sleman. Putusan itu dibacakan oleh Hakim Ketua Wiryatmi pada sidang putusan, Jumat (29/5/2015).
Sebelumnya, dalam sidang tuntutan yang digelar Selasa (12/5/2015), Jaksa Penuntut Umum (JPU) mengajukan tuntutan hukuman mati pada mantan security ini. Namun karena terdakwa terbukti bukan sebagai pelaku utama jaringan narkotika dalam kasus ini ditambah dengan saat ini terdakwa sedang hamil lima bulan maka majelis hakim memutuskan menjatuhkan hukuman seumur hidup kepadanya.
Advertisement
"Terdakwa Tuti Herawati memiliki dua orang anak yang masih kecil dan saat ini sedang hamil sehingga menjadi pertimbangan," ungkap Wiryatmi dalam persidangan.
Tuti Herawati ditangkap petugas di pintu kedatangan Bandara Adi Sutjipto bersama rekannya Jumidah, 39, pada akhir Desember lalu. Keduanya terbukti membawa sabu seberat empat kilogram yang baru saja mereka ambil dari seorang warga negara asing (WNA) di China bernama Jim untuk diserahkan kepada Dani, WNA yang tinggal di Jakarta.
Wiryatmi mengatakan, Dani merupakan pacar terdakwa Tuti Herawati. "Menurut pernyataan terdakwa Tuti Herawati, Dani lah yang juga menghamili dirinya," jelasnya.
Atas tindakan itu, Tuti divonis hukuman seumur hidup dengan denda Rp1 miliar sementara Jumidah divonis 20 tahun hukuman penjara dengan denda Rp1 miliar. Vonis Tuti lebih berat karena menjadi pihak yang mengajak Jumidah untuk mengambil sabu di China.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
DP3AP2 DIY Dampingi Korban Kekerasan Daycare, Orang Tua Ikut Ditangani
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Dugaan Kekerasan Daycare Jogja, Perlakukan Bayi Tak Manusiawi
- Cara Lindungi Bayi dari Campak Sebelum Vaksin
- Marc Marquez Rebut Pole MotoGP Spanyol 2026
- Minta Maaf, Ini Wajah DC Pinjol Pelaku Teror Damkar dan Ambulans
- Arab Saudi Jamin Keamanan dan Layanan Haji Indonesia Lancar
- Fakta-Fakta Kasus Little Aresha, 53 Anak Jadi Korban Daycare Jogja
- Sudah Vaksin HPV? Ingat, Pap Smear Tetap Wajib Dilakukan
Advertisement
Advertisement




