Hiphop, Diplomasi yang Datang dari Jalanan
Program Next Level di Bantul menunjukkan jejak diplomasi hiphop sebagai medium ekspresi generasi muda dan dialog budaya lintas negara.
Beberapa pasangan yang terjaring Operasi Pekat disidangkan di Pengadilan Negeri, Selasa (12/5/2015) siang. (JIBI/Harian Jogja/Arief Junianto)
Razia Bantul yang digelar Senin (11/5/2015) mengamankan empat mahasiswa di kawasan Parangtritis.
Harianjogja.com, BANTUL-Sebanyak empat orang mahasiswa beberapa kampus swasta di DIY terjaring petugas saat check in dengan pasangannya di hotel kawasan Parangtritis.
Kasat Sabhara Polres Bantul AKP Riyono menuturkan keempat mahasiswa itu terjaring dalam Operasi Pekat yang digelarnya Senin (11/5/2015) sore, sekitar pukul 17.00. Dari 5 titik hotel yang dirazia, keempat mahasiswa itu terjaring di 2 titik, yakni Hotel Kinasih dan Hotel Aldi.
Selain empat mahasiswa itu, di operasi yang sama, pihaknya juga berhasil menjaring empat orang lainnya.
"Secara keseluruhan, kami berhasil menjaring empat pasang. Empat di antaranya adalah mahasiswa," tuturnya.
Meski berhasil menjaring empat pasangan, ia tetap mengaku tak puas. Diduganya, informasi akan adanya operasi itu telah bocor sebelumnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gelombang panas Spanyol sebabkan 150 kematian dalam beberapa hari, karhutla meluas hingga 56.000 hektare.
Prabowo dan PM India Narendra Modi bertemu di Istana, bahas kerja sama strategis dari investasi hingga restorasi Prambanan.
Muhaimin dorong pemerintah buka akses global bagi industri kreatif, bukan sekadar program, demi ekosistem berkelanjutan.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memborong enam penghargaan pada Anugerah Adinata Syariah 2026.
Raperda toko swalayan Bantul kembali dibahas, fokus atur jarak, izin, dan perlindungan UMKM agar usaha tetap seimbang.