ANGIN KENCANG SLEMAN : Ini Kronologis Puting Beliung di Tempel

Petugas Unit Identifikasi Polres Sleman melakukan olah TKP di titik reruntuhan bangunan yang mengakibatkan tiga korban meninggal dunia, Dusun Temanggung RT 04 RW 21 Tambakrejo, Tempel, Rabu (25/3/2015) sore. (JIBI/Harian Jogja - Sunartono)
26 Maret 2015 08:40 WIB Sunartono News Share :

Angin kencang Sleman terjadi di tiga kecamatan. Adapun korban jiwa berada di Dusun Temanggung, Tempel, Sleman.

Harianjogja.com, SLEMAN-Harianjogja.com, SLEMAN - Angin puting beliung di Sleman meluluhlantakkan Tempel, Turi dan Seyegan, Rabu (25/3/2015) sore. Di Dusun Temanggung RT04 RW 21 Tambakrejo, Tempel, tiga orang tewas, dua lainnya luka serta belasan rumah rusak akibat diterjang angin.

Salahsatu saksi seorang ibu yang enggan disebut namanya menceritakan saat kejadian di orang-orang yang berada di di dalam dapur para korban tengah menyiapkan bumbu masak. Mereka ada yang mengupas brambang serta menumbuk bumbu. Tapi bangunan dapur yang berada di paling belakang tiba-tiba runtuh dan menimpa mereka. Karena kejadian berlangsung cepat sehingga tiga korban tidak ada yang dapat menyelamatkan diri.

"Sing loro kwi didudut bareng-bareng terus bisa selamat [dua orang ditarik jadi bisa selamat]," ungkap wanita yang turut membantu di katering ini saat ditemui Rabu (25/3/2015) petang.

Menurut warga lainnya, Furqon, 50, angin berhembus kencang sekitar 10 menit meski hujan belum turun deras. Lalu menumbangkan pepohonan serta tiang listrik dan rumah warga. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.00 WIB.

"Banyak suara minta tolong karena ada rumah di samping juga yang rusak. Baru kemudian diketahui ada korban di sini, kemudian membantu," imbuhnya.