Advertisement
WISATA SLEMAN : Ini Tahapan Eskavasi Candi Ratu Boko
Advertisement
Wisata Sleman, Candi Ratu Boko tengah diekskavasi.
Harianjogja.com, SLEMAN-Candi Ratu Boko tengah diekskavasi. Upaya ini diharapkan dapat mewujudkan situs tersebut mendekati desain asli.
Advertisement
Tekno Arkeolog dari Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jogja, Sabar memaparkan telah dilakukan studi teknis sebelum pagar lorong di sebelah kanan dan kiri gapura utama Candi Ratu Boko dibongkar. Selanjutnya, batuan akan disusun kembali, termasuk proses pemasangan fondasi yang akan memakai batu andesit.
“Ini pagarnya dibongkar lalu nanti ditata lagi. Perekatnya menggunakan tanah liat dan pasir,” ujar Sabar, Kamis (19/3/2015).
Meski demikian, ukuran tinggi pagar dipastikan tidak bisa seperti desain aslinya. Tinggi pagar nantinya hanya 1,2 meter, berbeda dengan desain aslinya yang diperkirakan mencapai 3,1 meter.
“Bentuknya tidak utuh karena sudah banyak batuan yang hilang. Nanti, bagian yang tidak ada itu diganti dengan batu baru,” kata Sabar menerangkan.
Ada sekitar 50 orang yang terlibat dalam proses ekskavasi tersebut. Tim tidak menemui kendala berarti, kecuali jika terjadi hujan deras.
“Besok setelah acara Nyepi (21/3/2015), kami juga akan mengerjakan pagar bagian bawah dan jalan utama menuju candi,” imbuh Sabar kemudian.
Terpisah, Kepala Seksi Perlindungan, Pengembangan, dan Pemanfaatan BPCB Jogja, Wahyu Astuti mengatakan, proses ekskavasi justru memberikan daya tarik tambahan bagi wisatawan. Mereka bisa melihat langsung bagaimana penyusunan batu-batu candi.
“Ini menarik bagi wisatawan, terutama yang berasal dari daerah atau wilayah yang tidak memiliki candi,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Bencana Sumbar: 23 Warga Meninggal, 3.900 KK Mengungsi
- Pemerintah Gencarkan Modifikasi Cuaca untuk Atasi Banjir Sumatra
- Bencana Alam Meningkat, KLH Minta Daerah Percepat Penyusunan RPPLH
- 11 Tewas Saat Kereta Tabrak Pekerja di Yunnan, China
- Mendag Minta Daerah Awasi Harga Sembako Jelang Natal dan Tahun Baru
Advertisement
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Kebakaran Terparah dalam 17 Tahun, Korban di Hong Kong Capai 83 Jiwa
- Putin Minta Ukraina Gelar Pemilu dan Referendum Usai Darurat
- Kejadian Menurun, Kulonprogo Turunkan Status Bencana
- Data Terbaru Kasus TBC di Bantul, Jumlah Masih Ribuan
- KAI dan Penumpang Sepakati Hasil Mediasi Kasus Tumbler
- Bajaj RE dan Maxride Bertemu DPRD, Buka Ruang Dialog Kebijakan
- Laporan Transaksi Mencurikan Melonjak, OJK DIY Perkuat Sistem Deteksi
Advertisement
Advertisement





