Advertisement
KURIKULUM 2013 DIHENTIKAN : Buku Akhirnya Disimpan
Advertisement
Kurikulum 2013 dihentikan, buku yang lama dinanti pun akhirnya hanya disimpan.
Harianjogja.com, BANTUL- Anggaran pengadaan buku senilai Rp4 miliar oleh Dinas Pendidikan Dasar (Dikdas) Kabupaten Bantul sia-sia menyusul tidak berlakunya kurikulum 2013 mulai Kamis (22/1/2015) lalu.
Advertisement
Kepala Seksi Sarana dan Prasarana (Sarpras) Dikdas Bantul Masduki mengatakan lembaganya sudah terlanjur membeli buku kurikulum 2013 untuk semester dua ini. Bahkan buku-buku itu sudah didrop ke sekolah-sekolah.
Dikdas kata dia sengaja bergerak cepat melakukan pengadaan buku agar dapat digunakan sejak hari pertama pelajaran semester dua dimulai. Pembelian buku itu menggunakan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang digelontorkan pemerintah pusat.
"Pengadaannya serta pejabat pembuat komitmen dengan rekanan sebenarnya dari pusat, kami di daerah hanya melakukan pembayaran dengan DAK," terang Masduki Jumat (23/1/2015).
Namun, setelah Kementerian Pendidikan Kebudayaan Dasar dan Menengah menginstruksikan DIY kembali ke kurikulum 2006, otomatis buku anyar itu tidak digunakan.
"Buku kurikulum 2013 tetap disimpan di sekolah hanya jadi referensi saja, buku utamanya yang kurikulum 2006," ujarnya lagi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
Advertisement
Ganti Rugi Tanah JJLS Garongan-Congot Ditargetkan Tuntas 2027-2028
Advertisement
Wisata ke Meksiko Dilarang Bawa Vape, Turis Terancam Penjara 8 Tahun
Advertisement
Berita Populer
- Banjir Pantura Subang Sepekan Tak Surut, Warga di Kolong Jembatan
- Investasi di Piyungan Bantul Tak Seimbang, Ini Penjelasannya
- LP Maarif NU Gelar Porsemanu 2026 Sleman Libatkan 2.300 Siswa
- Longsor Bandung Barat, 64 Kantong Jenazah Dievakuasi
- Park Shin-hye Tumbang saat Syuting The Manager
- Play-off Liga Champions Dimulai Februari, Ini Daftar Duelnya
- Nama Jokowi Dikaitkan Kasus Haji, Ini Responsnya
Advertisement
Advertisement



