Advertisement
Mahfud MD Sebut Pemilu Jadi Pengadilan Rakyat untuk Partai Politik
Advertisement
Harianjogja.com, SLEMAN- Usai memberikan hak suaranya di TPS 71 Dusun Sambilegi Lor, Desa Maguwoharjo, Kecamatan Depok, Sleman, mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD mengatakan, pemilu merupakan pengadilan rakyat untuk partai politik.
“Hari ini adalah pengadilan oleh rakyat untuk partai politik. Apapun yang ditetapkan oleh rakyat, harus diterima untuk kemudian menuju ke proses berikutnya yaitu pemilihan presiden,” ujar Mahfud yang mencoblos bersama keluarganya, Rabu (9/4/2014).
Advertisement
Mahfud juga menambahkan, pemilu kali ini berjalan lancar dan kendala-kendala hanya dalam masalah teknis saja.
“Saya lihat pemilu baik di daerah maupun yang saya pantau dari televisi dan internet di berbagai wilayah berjalan aman, sukses, dan lancar. Secara umum hanya masalah pada teknis dan bisa diselesaikan,” ucapnya.
Mahfud datang ke TPS bersama istrinya Zaizatun Nihayati, dan kedua anaknya, Royhan Akbar dan Vina Amalia. Mereka datang dengan berjalan kaki dari rumah menuju TPS 71.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Hujan Deras dan Angin Kencang Ganggu 15 Penerbangan di Juanda
- Iran Sebut AS Minta Bantuan Negara Regional Amankan Selat Hormuz
- WHO: 14 Tenaga Medis Tewas dalam Serangan Fasilitas Kesehatan Lebanon
- Trump Sebut Banyak Negara Siap Kirim Kapal Perang ke Selat Hormuz
- Prabowo Perintahkan Polri Usut Tuntas Penyiraman Andrie Yunus
Advertisement
Libur Lebaran, Mas Marrel Minta Wisatawan Ikut Jaga Kebersihan Jogja
Advertisement
Advertisement
Berita Populer
- Korupsi Dana Hibah Pariwisata, Tuntutan Sri Purnomo Dipersoalkan
- Kapolri Imbau Pemudik Lebaran 2026 Jangan Memaksakan Berkendara
- Jadwal Lengkap KRL Jogja-Solo 15 Maret 2026, Tarif Rp8.000
- Rest Area Industropolis Batang Dibuka, Pemudik Nikmati View Laut
- Inter Ditahan Atalanta 1-1, Jarak dengan AC Milan Terancam
- Jadwal KRL Solo ke Jogja Minggu 15 Maret 2026, Tarif Rp8.000
- Atletico Madrid Menang 1-0 atas Getafe, Molina Jadi Penentu
Advertisement
Advertisement




