Advertisement
KABUT ASAP : Walhi Catat Ada 117 Perusahaan Bakar Hutan
Advertisement
http://www.harianjogja.com/?attachment_id=420091" rel="attachment wp-att-420091">http://images.harianjogja.com/2013/06/kebakaran-HUTAN-reuters2.jpg" alt="" />JAKARTA—Wanana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menemukan sebanyak 117 perusahaan yang terlibat dalam kebakaran hutan dan asap di wilayah Riau.
Jumlah tersebut naik drastik dibandingkan dengan temuan Walhi sebelumnya yang hanya 14 perusahaan.
Advertisement
Ke-117 tersebut terdiri dari 33 perusahaan perkebunan dan 84 perusahaan hutan tanaman industri, sedangkan lokasi perusahaan berada tersebut 99% di provinsi Riau.
Namun, Walhi enggan memerinci siapa-siapa perusahaan tersebut.
Manajer Kebijakan dan Pembelaan Hukum Walhi, Muhnur Satyagraha mengatakan pihaknya melaporkan seluruh perusahaan itu ke Kementerian Lingkungan Hidup karena telah melanggar ketentuan pidana lingkungan hidup.
“Mereka jelas harus bertanggung jawab atas pencemaran dan kerusakaan lingkungan udara akibat asap yang melebihi ambang batas kesehatan,” katanya, Rabu (26/6/2013).
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News
Berita Lainnya
Berita Pilihan
- Pajak dan BBM Meroket, Krisis Ekonomi Lebanon Ramadan 2026 Mencekik
- Istri AKBP Didik, Miranti Afriana Positif Narkoba
- Eks Kapolres Bima Kota Dipecat usai Terbukti Terlibat Kasus Narkoba
- Gas Tertawa Meledak, Lima Remaja Tewas dalam Kebakaran Apartemen
- Arab Saudi dan Iran Awali Ramadan 1447 H di Hari yang Berbeda
Advertisement
Advertisement
Wamenpar Dorong Prambanan Shiva Festival Jadi Agenda Unggulan
Advertisement
Berita Populer
- Astra Motor Yogya Juara FeVoSH 2026, Guru SMK Imogiri Raih Podium
- HPCI Jogja Rayakan 12 Tahun, 500 Bikers Padati Montero
- AHRS 2026 Cetak 10 Pebalap Muda Siap Tembus Dunia
- Google Rilis Gemini Lyria 3, Foto Bisa Jadi Lagu
- Resmi Mulai 2027, Phillip Island Ditinggal, MotoGP Digelar di Adelaide
- Taman Budaya Bantul Segera Dibangun Seusai Lebaran 2026
- Di Forum AS, Prabowo Tegaskan RI Tak Pernah Gagal Bayar Utang
Advertisement
Advertisement




