Bulog Semarang Sewa Gudang Tambahan Berkapasitas 20.000 Ton
Bulog Semarang menambah kapasitas gudang sewa sekitar 20.000 ton untuk mengantisipasi lonjakan stok beras menjelang panen raya 2027.
Seorang apoteker mengajari para siswa meracik obat dalam kegiatan memperingati World Pharmacist Day atau Hari Apoteker Sedunia yang jatuh pada 25 September 2018 di SD Negeri 4 Wates, Kamis (8/11/2018)./Harian Jogja-Jalu Rahman Dewantara
Harianjogja.com, JAKARTA-- Persiapan mudik lebaran bukan hanya bekal pakaian. Bagi penderita penyakit, obat rutin pun harus dipersiapkan agar cukup selama mudik.
Peserta program Jaminan Kesehatan Nasional yang menderita penyakit kronis atau pasien program rujuk balik (PRB) yang membutuhkan obat secara rutin untuk mengambil obat di fasilitas kesehatan lebih awal sebelum musim mudik Lebaran 2019.
“Kami berikan kemudahan pada mudik Lebaran, peserta dengan penyakit kronis atau PRB bisa mengambil obat lebih awal dari jadwal jatuh tempo pengambilan obat,” kata Asisten Deputi Direksi Bidang Pengelolaan Faskes Rujukan BPJS Kesehatan Beno Herman di Jakarta, Senin (27/5/2019).
Beno menganjurkan agar peserta PRB yang menderita penyakit seperti diabetes mellitus, hipertensi, penyakit jantung, asma, penyakit paru obstruktif kronis (Ppok), schizoprenia, stroke dan lainnya agar bisa mengambil obat tujuh hari lebih awal dari tanggal jatuh tempo pengambilan obat.
Dia menerangkan seringnya terdapat keluhan di peserta JKN terkait banyaknya fasilitas kesehatan atau apotek yang tutup saat musim libur Lebaran sehingga terkendala dalam mengambil obat.
BPJS Kesehatan juga memberikan kemudahan bagi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) untuk mengakses fasilitas kesehatan di berbagai tempat selama mudik Lebaran.
Peserta JKN-KIS yang sedang mudik lalu membutuhkan pelayanan kesehatan di luar kota dapat mengunjungi Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP tersebut.
Selain itu peserta juga bisa mengunjungi IGD rumah sakit yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan untuk mendapatkan layanan medis dasar di luar kegawatdaruratan apabila tidak ada FKTP yang buka saat musim mudik Lebaran.
BPJS Kesehatan juga membuat pos kesehatan untuk pemudik di sejumlah tempat dengan memberikan berbagai layanan dari medis hingga pijat relaksasi yang bisa diakses secara gratis.
Pos kesehatan mudik tersebut berada di Pelabuhan Merak Banten, Pelabuhan Gilimanuk Bali, Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, Terminal Bus Pulogebang Jakarta, Terminal Bungur Asih Surabaya, rest area KM 57 Cikampek, rest area KM 88 Purwakarta, dan rest area KM 429 di Semarang.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Bulog Semarang menambah kapasitas gudang sewa sekitar 20.000 ton untuk mengantisipasi lonjakan stok beras menjelang panen raya 2027.
Oase Malioboro hadir sebagai destinasi wisata baru di Jogja dengan pertunjukan seni, budaya Jawa, teknologi imersif, dan ruang hijau.
Simulasi UMP 2027 jika naik 9,5% menempatkan upah minimum Jogja sebesar Rp2,64 juta. Cek proyeksi 38 provinsi lainnya.
Cheers Water mendukung Erafone Run 2026 di Museum Gunungapi Merapi dengan menyediakan air mineral dan fasilitas water station untuk memenuhi kebutuhan hidrasi r
Redaksi kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News Harianjogja.com edisi Minggu (1/11/2026) yang merangkum isu paling hangat dan strategis
Sebanyak 4.500 pelari mengikuti Erafone Run 2026 Jogja Series di Museum Gunungapi Merapi dengan konsep Sunset Road Run yang memadukan olahraga, wisata, hiburan,