Prakiraan Cuaca Selasa 6 Oktober Belum Hujan, Suhu Bisa Capai 35 Derajat
Prakiraan cuaca DIY Selasa 6 Oktober 2026 menunjukkan potensi udara kabur di Sleman dan suhu maksimum 35°C di Kota Jogja.
Rektor IST Akprind Amir Hamzah (kedua dari kanan) didampingi Direktur PT Pertamina Retail Sofyan Yusuf (ketiga dari kiri) mengisikan bahan bakar pada sebuah sepeda motor milik pembeli di SPBU Mini Kampus Akprind Jalan Bimasakti, Caturtunggal, Depok, Sleman, Sabtu (25/5/2019). /Ist-Akprind.
Harianjogja.com, JOGJA-- Direktur PT Pertamina Retail Sofyan Yusuf menyatakan akan menambah jumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Mini di sejumlah kampus di Indonesia. Hingga saat ini baru IST Akprind Jogja yang memiliki SPBU Mini Pertamina yang secara resmi dibuka operasinya pada Sabtu (25/5//2019).
Ia mengatakan total ada sembilan kampus lain di Indonesia yang sudah mengajukan pembangunan SPBU mini seperti yang sudah dibangun di Akprind Jogja. Sejumlah kampus tersebut berada di Riau, Aceh dan Semarang. “Kami tidak menunggu evaluasi [SPBU Mini pertama di kampus yang beroperasi], tetapi jalan terus, ada sekitar sembilan kampus lagi dalam waktu dekat ini,” terangnya dalam keterangan persnya.
SPBU Mini yang dimaksud adalah melekat di area lingkungan kampus sehingga bisa dimanfaatkan dosen, mahasiswa serta masyarakat umum seperti yang telah dioperasikan di Kampus IST Akprind Jogja Jalan Bimasakti, Caturtunggal, Depok, Sleman.
Sofyan mengatakan, pertalite sengaja yang disajikan di SPBU Mini Kampus dengan alasan sebagai edukasi kepada masyarakat terkait bahan bakar yang berkualitas dan ramah lingkungan. Karena di Asean saat ini sudah jarang yang menggunakan premium.
Pembangunan SPBU di kampus lain itu akan terus dilakukan tanpa harus menunggu evaluasi setelah beroperasinya SPBU di Akprind. SPBU di kampus tidak semata-mata mencari keuntungan meskipun Pertamina sebagai BUMN tetap dituntut untuk mendapatkan keuntungan. Tetapi pengoperasiannya lebih bersifat edukasi baik kepada masyarakat dan lingkungan kampus
“Karena kami juga berbagi dengan kampus, kalau sekedar profit kayaknya enggak, termasuk untuk edukasi mengenalkan [produk pertamina[. Karena yang terjadi di negara lain ketika kompetitor [produk bahan bakar dari luar] masuk seperti di Amerika itu hanya mampu menguasai sekitar 30 persen, maka kami juga harus berinovasi untuk tetap bertahan,” ujarnya.
Rektor IST Akprind Jogja Amir Hamzah menyatakan keberadaan SPBU Mini di kampusnya memberikan manfaat tersendiri. Baik memudahkan dalam mendapatkan bahan bakar hingga menjadi pembelajaran bagi mahasiswa dan dosen untuk berwirausaha. “Karena ternyata yang bisa dijual tidak hanya BBM saja, ada pelumas dan lainnya, ke depan perlu kami kembangkan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prakiraan cuaca DIY Selasa 6 Oktober 2026 menunjukkan potensi udara kabur di Sleman dan suhu maksimum 35°C di Kota Jogja.
RUU Pelindungan Ketenagakerjaan disahkan hari ini. Apindo dan KSPI masih menyoroti upah, PHK, pesangon, outsourcing hingga pekerja kontrak.
Nobar Timnas Indonesia di Alun-alun Wates berlangsung meriah. Bupati dan Wabup Kulonprogo ikut merayakan kemenangan bersama ratusan warga.
Pegadaian meraih penghargaan Bronze Winner IPMA Global Project Excellence Award 2026 di Hiroshima, Jepang, dan mengharumkan nama Indonesia
Cek NIK KTP penerima BLT Kesra Rp900 ribu melalui Cek Bansos Kemensos. Simak cara cek desil, PKH, BPNT, dan status penerima bansos.
Ole Romeny menyebut trofi FIFA ASEAN Cup 2026 sangat berarti setelah Timnas Indonesia mengalahkan Thailand lewat adu penalti.