Gempa NTT, Kemenkes Siapkan Alat Medis untuk Rumah Sakit
Kemenkes memastikan alat medis esensial tersedia di rumah sakit lapangan Nagekeo pascagempa NTT pada 15 Agustus 2026.
Ilustrasi. /JIBI-Solopos
Harianjogja.com, JAKARTA--Para remaja terlibat tawuran di Petamburan, Jakarta Pusat, Kamis (9/5/2019) dini hari sekitar pukul 02.30 WIB. Mereka terlibat tawuran saat waktu makan sahur.
"Lemparan batunya mengenai tenda tadi," kata Ali, pedagang di Gang Paksi, Petamburan 3, Tanah Abang, Jakarta Pusat, sebagaimana dilansir Antara.
Ali mengatakan tawuran berlangsung selama sekitar setengah jam dan lemparan batu mengenai tendanya saat sedang berjualan pecel lele di sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu, saksi mata lain juga mengatakan dirinya tengah menonton bola saat puluhan remaja yang awalnya ingin membangunkan warga untuk sahur tiba-tiba saling melempar bebatuan dan botol kaca.
Beberapa menit sebelum bentrokan berakhir, puluhan remaja saling melempar bebatuan dan botol kaca di depan Gang Paksi Petamburan 3 pada sekitar pukul 02.30 WIB.
Bentrokan akhirnya berhenti setelah sejumlah polisi mendatangi lokasi kejadian dan dilerai oleh beberapa warga di sekitar lokasi.
Batu dan pecahan kaca berserakan di jalan raya di sekitar Gang Paksi Petamburan 3 setelah puluhan remaja yang terlibat tawuran akhirnya bubar dan warga juga mulai meninggalkan tempat kejadian.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : suara.com
Kemenkes memastikan alat medis esensial tersedia di rumah sakit lapangan Nagekeo pascagempa NTT pada 15 Agustus 2026.
Jadwal KRL Jogja-Solo Jumat 21 Agustus 2026 lengkap dari Jogja hingga Palur, termasuk waktu keberangkatan di tiap stasiun.
MW Passato karya modifikator Indonesia akan tampil di SEMA Show 2026, Las Vegas, membawa karya aftermarket Tanah Air ke panggung global.
Hyundai Tucson 2027 resmi diperkenalkan dengan desain Art of Steel, dimensi lebih besar, kabin Pleos, dan varian XRT.
Perubahan status sejumlah jalan di Kulonprogo menjadi jalan lingkungan membuat sumber pembiayaan lebih fleksibel, dari APBD hingga APBKal.
Kesbangpol Sleman mengasesmen enam anak yang terpapar radikalisme hingga 14 hari untuk mengetahui tingkat keterpaparan dan menentukan penanganan yang tepat.