Pesawat Hercules Australia Dikerahkan Bantu Padamkan Karhutla di Samarinda
Pesawat Hercules C-130 Australia mulai melakukan water bombing di Samarinda. Sementara itu, Barito Selatan memperpanjang tanggap darurat karhutla.
Ilustrasi penelitian beras analog dari tepung talas oleh mahasiswa program studi Pendidikan IPA Fakultas MIPA UNY./Ist-UNY
Harianjogja.com, JAKARTA--Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Laksana Tri Handoko mengatakan realisasi pembentukan dana abadi riset mendorong pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan tenaga kerja unggul Indonesia.
"Realisasi dana abadi riset sangat berkorelasi dengan pengembangan SDM unggul Indonesia masa depan," kata Handoko di Jakarta, Rabu (1/5/2019).
Dia mengatakan SDM unggul akan mendukung ekonomi modern berbasis inovasi serta ilmu pengetahuan dan teknologi, yang utamanya adalah hasil pendidikan di jenjang lanjut yang berbasis riset.
Secara umum, katanya, pendidikan di jenjang dasar sampai dengan S1 di Indonesia tidak kalah dengan luar negeri. Perbedaan baru terasa untuk pendidikan di jenjang lanjut, S2 dan S3. Hal ini terjadi karena pendidikan di jenjang S2 dan S3 lebih berbasis pada riset yang notabene masih tertinggal jauh.
Di lain sisi, kata dia, dana abadi riset diperlukan sebagai salah satu sumber pendanaan riset di luar mekanisme Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan swasta, sebagaimana yang lazim dipraktikan di banyak negara.
Dia menjelaskan bahwa besaran dana abadi riset tentu tidak ada ukuran yang pasti dan dinamis tergantung dari kebutuhan negara.
Tetapi untuk saat ini, menurut Handoko, sudah cukup ideal bila dalam beberapa tahun bisa diakumulasikan sebesar Rp25 triliun. Sebagai komparasi, akumulasi dana abadi pendidikan untuk Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) sudah mencapai lebih dari Rp50 triliun.
Pemerintah Indonesia meningkatkan anggaran pendidikan secara signifikan dari Rp435 triliun pada 2018 menjadi Rp492 triliun pada 2019. Anggaran LPDP juga ditambah hingga Rp20 triliun pada 2019.
Pemerintah, melalui Kementerian Keuangan, pada 2019 telah menyiapkan anggaran sebesar Rp990 miliar untuk dana abadi riset. Meski demikian pemerintah belum menentukan lembaga yang akan mengelolanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Suara.com
Pesawat Hercules C-130 Australia mulai melakukan water bombing di Samarinda. Sementara itu, Barito Selatan memperpanjang tanggap darurat karhutla.
Polda DIY menyita 6.182 botol miras ilegal dan membongkar empat industri rumahan miras oplosan di Bantul.
CPNS 2026 direncanakan dibuka November. Simak informasi jadwal pendaftaran, perkiraan 160.000 formasi, dan syarat umum seleksi.
Potensi EBT Indonesia mencapai 3.688 GW, tetapi pemanfaatannya masih di bawah 0,5%. DEN mengungkap kendala investasi dan teknologi.
Baliho Matahari di pintu masuk Jogja City Mall terbakar Sabtu dini hari. Kebakaran diduga dipicu percikan api alat las.
Asita DIY menyambut diskon transportasi Nataru 2026/2027 dan berharap stimulus meningkatkan kunjungan serta belanja wisatawan di Jogja.