Terus Bertambah, Jumlah Anggota Polisi yang Meninggal karena Pemilu Mencapai 22 Orang

Newswire
Newswire Selasa, 30 April 2019 16:37 WIB
Terus Bertambah, Jumlah Anggota Polisi yang Meninggal karena Pemilu Mencapai 22 Orang

Polisi berjaga di antara pekerja yang merakit kotak suara Pemilu 2019 di gudang Kantor Komisi Pemilihan Umum Kulonprogo, Kecamatan Wates, Senin (11/2).-Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan

Harianjogja.com, JAKARTA--Anggota polisi yang gugur saat mengamankan Pemilu hingga Selasa (30/4/2019) siang mencapai 22 personel. Hal tersebut disampaikan Karopenmas Divisi Humas Mabes Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo.

Dedi menerangkan, penyebab gugurnya 22 anggota tersebut kebanyakan karena kelelahan saat mengawal pesta demokrasi lima tahunan. Petugas yang meninggal dimulai saat pendistribusian logistik, pengamanan pemilu, penghitungan suara, dan pengawalan surat suara.

"Yang sudah gugur 22 orang. Lima orang sakit tapi tidak sempat dievakuasi ke rumah sakit, 11 orang kelelahan dibawa ke rumah sakit. Kemudian enam celaka, yang enam ini dua berangkat dari Polsek mau mengawal pemilu dan mengamankan logistik menuju ke TPS," ujar Dedi di Kantor Ombudsman, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (30/4/2019).

"Yang empat lagi meninggal kearena kecelekaan, itu juga karena kelelahan," Dedi menambahkan.

Pemilu 2019, kata Dedi, lebih berat daripada Pemilu 2014 atau Pilkada serentak tahun 2018.

Dedi mengatakan, saat penghitungan suara di Pilkada 2018 paling lama selesai pukul 24.00 WIB. Namun pada Pemilu serentak 2019 ini menurut Dedi penghitungan suara selesai lebih lama bahkan sampai pagi esok harinya.

"Memang untuk Pemilu 2019 ini memiliki spesifikasi dan karakter yg sangat berbeda. Dibanding tahun 2014 atau dengan Pilkada Serentak 2018 di 171 daerah," kata Dedi.

Ia menuturkan, jam dan beban kerja anggota Kepolisian di Pemilu 2019 di luar prediksi. Usai penghitungan Dedi menyebut para personil masih lanjut bekerja sampai siang untuk pengamanan kotak suara tanpa istirahat. Menurutnya kelelahan yang dialami melebihi batas kelelahan manusia.

"Ini yang mengakibatkan di luar prediksi sehingga anggota mengalami kelelahan di luar ambang batas kelelahan manusia normal," pungkas Dedi.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Sumber : suara.com

Share

Bernadheta Dian Saraswati
Bernadheta Dian Saraswati Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online