Hati-Hati! Skimming Makan Korban Lagi
Kasus skimming atau duplikat kartu kembali terjadi. Kali ini, korban skimming datang dari salah satu nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang kehilangan Rp80 juta.
Pasangan capres-cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (tengah) dan Ma\'ruf Amin (kiri) berjabat tangan dengan capres nomor urut 02 Prabowo Subianto seusai mengikuti debat kelima di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019). Debat kelima tersebut mengangkat tema Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial, Keuangan dan Investasi serta Perdagangan dan Industri./Antara
Harianjogja.com, JAKARTA - KPU terus melakukan hitung nyata hasil Pilpres 2019. Khusus untuk provinsi, saat ini baru data pemindaian formulir C1 dari Provinsi Bengkulu yang sudah selesai diolah dalam Sistem Informasi Penghitungan (Situng) milik Komisi Pemilihan Umum (KPU). Selain dari Bengkulu, ada data dari 5 provinsi lain yang sudah mendekati 100 persen pengolahannya.
Di Provinsi Bengkulu, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno unggul atas Joko Widodo-Ma\'ruf Amin. Prabowo-Sandiaga tercatat mendapat suara 585.689, dan Jokowi-Ma\'ruf 582.572. Selisih suara keduanya adalah 3.117.
Kemudian, 5 provinsi lain yang data pemindaian C1-nya sudah hampir 100 persen per Senin (29/4/2019) pukul 12.45 WIB adalah Sulawesi Tenggara (96,2 persen), Gorontalo (94,6 persen), Kepulauan Bangka Belitung (92,4 persen), Bali (88,6 persen), dan Kalimantan Barat (82,5 persen).
Pada Provinsi Sultra, Prabowo-Sandiaga sementara unggul atas Jokowi-Amin. Elektabilitas Prabowo-Sandiaga mencapai 60,18 persen dan Jokowi-Amin 39,82 persen.
Kedudukan berbeda terjadi di Gorontalo. Berdasarkan data di waktu yang sama, Jokowi-Amin sementara menang dengan raihan 51,6 persen atau 348.332 suara dibanding Prabowo-Sandiaga (48,4 persen) atau 326.757 dukungan.
Pada Kepulauan Bangka Belitung, Jokowi-Amin juga unggul dengan meraih 461.137 suara (63,57 persen) dibanding Prabowo-Sandiaga yakni 264.247 suara (36,43 persen). Beralih ke Bali, pasangan nomor urut 01 juga unggul dengan raihan 2.073.583 suara (91,76 persen) dibanding lawannya yang mendapat 186.192 suara (8,24 persen).
Di Kalimantan Barat, keunggulan dimiliki Jokowi-Amin yang mendapat 1.387.079 (56,51 persen) suara. Sementara Prabowo-Sandiaga meraih 1.067.328 suara (43,49 persen).
Hasil sementara penghitungan suara berbasis pemindaian form C1 itu tak banyak berbeda dengan hitung cepat sejumlah lembaga di pemilu presiden 2019. Jika dibandingkan hitung cepat lembaga Charta Politica misalnya, tak ada perubahan posisi kandidat yang unggul di 6 provinsi tersebut.
Dalam hitung cepat milik lembaga Indikator Politik, perbedaan hanya terlihat di Provinsi Bengkulu. Hitung cepat lembaga itu mengunggulkan pasangan nomor urut 01 dengan mendapat 52,61 persen dukungan atau di atas raihan Prabowo-Sandiaga sebanyak 47,39 persen.
Kemudian, hitung cepat milik LSI Denny JA juga tak menunjukkan perbedaan signifikan antara elektabilitas Jokowi-Amin dan Prabowo-Sandiaga dengan perhitungan nyata KPU RI.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Bisnis.com
Kasus skimming atau duplikat kartu kembali terjadi. Kali ini, korban skimming datang dari salah satu nasabah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk yang kehilangan Rp80 juta.
Katarak kini banyak menyerang usia muda. Faktor diabetes dan paparan UV jadi penyebab utama, kenali gejala sejak dini.
Garebeg Besar 2026 di Keraton Jogja digelar tanpa kirab prajurit. Prosesi tetap sakral meski format disederhanakan.
Jadwal KRL Jogja–Solo terbaru 2026 lengkap dari Tugu ke Palur. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat, praktis, dan hemat.
DPRD Bantul dukung penataan guru honorer jadi PPPK. Pemkab setop rekrutmen honorer baru hingga 2026.
Jadwal KRL Solo–Jogja terbaru 2026 lengkap dari Palur ke Tugu. Tarif Rp8.000, perjalanan cepat dan efisien.