Nahkoda Hilang Setelah Speedboat Terbelah di Teluk Tomini
Nahkoda speedboat yang tenggelam di Teluk Tomini masih dicari. Sebanyak 12 korban lain ditemukan selamat setelah bertahan di atas rakit.
Ilustrasi gempa bumi./IST-Liputan6.com
Harianjogja.com, BENGKULU--Sejumlah warga Kota Bengkulu dan sekitarnya dikejutkan oleh guncangan gempa bumi berkekuatan 5,3 Skala Richter yang terjadi pada Sabtu, pukul 20.04 WIB yang berpusat di wilayah Kabupaten Seluma, Provinsi Bengkulu.
"Guncangan gempa dirasakan cukup kuat oleh warga Kota Bengkulu, Seluma, Bengkulu Selatan, Lebong, dan Kepahiang serta Curup,” kata Kepala Seksi Informasi dan Data BMKG Bengkulu, Sudiyanto, di Bengkulu, Sabtu (27/4/2019) malam.
Berdasarkan data yang dirilis Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Bengkulu, pusat gempa berada 76 kilometer di barat daya Seluma dengan kedalaman 11 kilometer.
Ia menambahkan bahwa gempa yang berpusat di 4,44 Lintang Selatan dan 101,99 Bujur Timur itu dinyatakan tidak berpotensi tsunami.
Berli, seorang warga Kelurahan Pasar Melintang, Kota Bengkulu, mengatakan guncangan gempa terasa cukup kuat sehingga membuatnya spontan berdiri dan berlari keluar rumah.
“Awalnya pelan lalu tiba-tiba mengentak, mengejutkan,” kata diai.
Guncangan gempa yang hanya berlangsung relatif sebentar itu membuat warga kembali ke dalam rumah karena situasi sudah kondusif dan aman.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : Antara
Nahkoda speedboat yang tenggelam di Teluk Tomini masih dicari. Sebanyak 12 korban lain ditemukan selamat setelah bertahan di atas rakit.
Utang pemerintah melalui SBN mencapai Rp501,2 triliun hingga Juni 2026 atau 62,7% dari target APBN 2026.
Tiga remaja di Sragen menjadi korban curanmor bermodus mengaku petugas Banpol. Pelaku membawa kabur sepeda motor dan ponsel korban.
Kebakaran melanda Pasar Modern BSB Semarang. Diduga dipicu kebocoran tabung gas di warung soto, sebanyak 179 kios terdampak.
Cuaca ekstrem dan angin kencang membuat hasil tangkapan nelayan di pesisir selatan Gunungkidul turun hingga separuh dalam beberapa hari terakhir.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menuding Rusia berencana mendatangkan 30.000 tentara Korea Utara dan menambah kerja sama militer dengan Pyongyang.